Alana Ragil Prasetyo, Hafidz Cilik Tunadaksa yang Menginspirasi

Depok, Gontornews — Bulan Ramadhan lalu, masyarakat Indonesia dikejutkan dengan penampilan seorang hafidz cilik tunadaksa, Alana, dalam ajang perlombaan tahfidz al-Qur’an di stasiun televisi swasta. Walau tidak lolos ke babak final, namun Alana tetap menjadi sorotan banyak orang.

Anak dari pasangan Martono dan Darsiah tersebut memiliki keterbatasan fisik sejak lahir. Meski begitu, ia mampu membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk bisa berprestasi. Apalagi untuk bisa menghafal ayat-ayat suci-Nya.

Hafidz cilik asal Desa Merden, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara, ini sehari-hari giat menghafalkan ayat-ayat suci al-Qur’an. Di atas kursi rodanya, dengan semangat yang tinggi, Alana pun akhirnya mampu menghafal 8 juz al-Qur’an dan masuk seleksi lomba Hafidz Indonesia.

Awalnya Alana hanya mampu menghafal tiga ayat per hari. Semakin lama ia mampu menghafal sepuluh ayat per hari. Berkat ketekunannya tersebut, Alana pun akhirnya berhasil masuk peringkat 10 besar peserta terbaik Hafidz Indonesia.

“Saya tidak menyangka Alana berhasil meraih prestasi ini. Ini adalah keajaiban al-Qur’an yang mengantarkannya sampai ke panggung Hafidz Indonesia,” ungkap Darsiah.

Tak hanya itu, dalam ajang lomba hafalan al-Qur’an untuk kategori 8 juz di Padang pada tanggal 10 – 21 Juli 2017 lalu, Alana juga berhasil menjadi juara satu. menginspirasi banyak orang yang melihat penampilannya.

Alana lantas mendapatkan undangan berhaji untuk keberangkatan tahun 2017 ini, dari Syekh Khalid Al Hamudi, ulama asal Arab Saudi. Undangan ini pun diperuntukkan juga untuk kedua orangtua dan kakek Alana.

Hingga saat ini Alana terus berupaya menambah hafalannya. Diharapkan ke depannya Alana bisa berhasil menyelesaikan hafalan hingga khatam 30 juz al-Qur’an. [Edithya Miranti]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *