Pentingnya Memuliakan Orangtua

Orangtua adalah dua manusia mulia yang karena mereka, kita ‘ada’ dan bisa menjadi seperti sekarang ini. Dapat memuliakan dan mengabdi kepada keduanya adalah hal yang sangat terpuji.

Rasulullah SAW bersabda, “Jangan mengabaikan (membenci dan menjauhi) orangtuamu. Barangsiapa mengabaikan orangtuanya, maka dia kafir.” (HR Muslim). Arti kata ‘kafir’ dalam hadis tersebut yaitu kufur nikmat dan bukan kufur akidah.

Ibnu Majah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya tentang peranan kedua orangtua. Dia lalu menjawab, “Mereka adalah (yang menyebabkan) surgamu atau nerakamu.”

Pakar pendidikan, Drs M Thalib, memaparkan bahwa ada 20 sifat fitrah orangtua.  Baik bagi anak maupun orangtua, memahami sifat-sifat fitrah itu akan memudahkan keduanya melakukan pergaulan dan komunikasi yang saling melegakan.

Antara lain, orangtua senang mempunyai anak yang shalih serta menempatkan anaknya di tempat yang makmur dan tenteram. Orangtua juga kerap gelisah menjelang ajalnya ketika meninggalkan anak-anak yang lemah serta selalu memohonkan perlindungan Allah SWT untuk kebaikan anaknya.

Orangtua lebih mengutamakan kelangsungan hidup anaknya daripada dirinya sendiri. Orangtua juga bahkan rela bersabar ketika menghadapi perilaku buruk anaknya. Dan terus menghendaki anaknya bisa berbakti kepadanya.

Oleh sebab itu, Allah SWT memerintahkan kepada setiap anak untuk berperilaku yang melegakan hati orangtua. Dikarenakan besarnya cinta orangtua kepada anak, Rasulullah SAW bersabda, “Keridhaan Allah SWT tergantung kepada keridhaan kedua orangtua dan murka Allah SWT pun terletak pada murka kedua orangtua.” (HR Al-Hakim). [Edithya Miranti]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *