Domba Komposit Garut Lahir Kembar Lima

Garut, Gontornews — Berita gembira lahir dari Balitbang Pertanian. Domba Komposit Garut disebut-sebut potensial menjadi bibit unggul dengan produktivitas tinggi. Domba ini bisa sekaligus melahirkan anak domba kembar lima.

Domba Komposit Garut, menurut situs Balitbangtan, adalah domba unggul hasil persilangan Domba lokal Garut, Domba St. Croix (Virgin Island) dan Domba Moulton Charollais (Perancis).

Keunggulan Domba Komposit Garut adalah mampu beradaptasi pada lingkungan tropis, dapat beranak sepanjang tahun, mempunyai laju pertumbuhan tinggi dan mempunyai jumlah anak sekelahiran yang tidak berbeda dengan domba lokal.

Produktivitas Induk Domba Komposit Garut ini adalah total bobot lahir 6,6 kg/induk/kelahiran. Sedangkan bobot sapih 21, 6 kg/induk/kelahiran. Jumlah anak sekelahiran 2,1 ekor/induk. Produktivitasnya 47 kg/induk/tahun. Pada umur 4 bulan bobot hidupnya mencapai 16,3 kg dan 25,8 kg pada umur 6 bulan. Pertumbuhan pasca sapih 169,1 gram/hari.

Kembar lebih dari dua ekor adalah hal yang biasa pada ternak domba, terutama pada domba prolifik.  Gen prolifik pada ternak domba telah dipelajari sejak tahun 1983 dan dihasilkan penemuan bahwa yang mempengaruhi sifat beranak banyak dipengaruhi oleh gen prolifik (Gen FecJ).

Pada hari Sabtu (18/10/2017) di kandang percobaan Balai Penelitian Ternak Bogor salah satu  induk domba Garut melahirkan  anak kembar 5 (3 ekor jantan dan 2 ekor betina), dengan rata-rata bobot lahir anak jantan 2,13 kg dan, betina 1.0 kg. Hal ini dapat terjadi karena domba memiliki sifat prolifik. Artinya sifat melahirkan kembar lebih dari 2 dan dapat beranak setiap tahun.

Saat melahirkan induk berumur 6 tahun dan sudah 5 kali melahirkan secara prolifik. Proses kelahiran kelima anak domba secara normal dengan jarak waktu kelahiran masing-masing 15 menit. Karena puting domba tidak cukup untuk secara bersamaan menyusui anaknya maka perlu pemberian susu tambahan yang diberikan dalam botol susu. Selain itu, perlakuan khusus juga diberikan pada induk dengan memberikan pakan konsentrat sebanyak 500 g/hari, rumput secara adlibitum dan diberi tambahan hijauan legume, serta Mineral block yaitu mineral yang diberikan kepada ternak untuk meningkatkan palatabilitas (nafsu makan).[DJ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *