Pasca Reuni Aksi 212, K212 Targetkan 50 Gerai

Jakarta, Gontornews—Beberapa rangkaian Aksi Bela Islam (ABI) telah digelar di sepanjang tahun 2016 silam. Di antaranya adalah Aksi Bela Islam 212 yang berlangsung pada 2 Desember 2016 silam dengan jutaan umat Muslim berkumpul di ibukota untuk menuntut tegaknya hukum yang berkeadilan. Tahun telah berganti, namun rangkaian aksi bela Islam berhasil melahirkan berbagai ide dan gerakan di kalangan masyarakat Muslim di tanah air. Di antaranya adalah ide tentang penguatan ekonomi ummat.
Sekretaris Umum Koperasi Syariah 212 Dr Irfan Syauqi Beik menjelaskan bahwa pasca aksi 212 dan reuni aksi 212 jika dilihat dari sisi perkembangan ekonomi umat tentu masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Karena, penguasaan atau keseimbangan penguasaan asset dan kekayaan di tanah air masih belum ada perubahan yang signifikan.
Di mana umat Islam yang merupakan umat mayoritas, dari sisi penguasaan asset masih tersalip jauh jika dibandingkan dengan yang non umat Islam. “Oleh karena itu, saya kira yang perlu untuk kita dorong adalah bagaimana energy besar aksi 212 dan reuni 212 kita jaga dan kita dorong untuk memperkuat ekonomi umat. Artinya ini menjadi salah satu pekerjaan rumah kita ke depan,”ungkapnya kepada Gontornews 03/12/2017.
Irfan menjelaskan, pihaknya terus mencoba mendorong pengembangan koperasi syariah 212 yang merupakan amanat dari GNPF dan umat itu. “Alhamdulillah, sampai hari ini (3/12/2017) dari sisi jumlah anggota koperasi 212 sudah mencapai angka 25 ribu anggota dengan total asset kelolaan hampir 20 miliar,”ujarnya.
Lanjut Irfan menambahkan bahwa Koperasi Syariah 212 telah mampu mengembangkan bisnis di sektor ritel dalam bentuk minimarket. “Kita membuat 212 Mart yang insya Allah sampai pertengahan Desember 2017 akan mencapai 50 gerai yang sudah dibuka. Ini yang sudah kita lakukan lewat Koperasi Syariah 212,”paparnya.
Namun demikian, kata Irfan, jika dibandingkan dengan energi yang sudah ada terutama dari sisi peserta aksi 212 yang jumlahnya kurang lebih 7 juta, dengan 25 ribu anggota Koperasi Syariah 212 saat ini, dapat dikatakan belum mencapai satu persen. “Jadi, baru sekitar 0,3 persen. Kita berharap kita bisa menkonsolidasikan kekuatan yang 7 juta ini untuk bisa bergabung dengan koperasi 212,”harapnya. (Muhammad Khaerul Muttaqien)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *