PBB: Myanmar Bersalah Melakukan Genosida terhadap Rohingya

New York, Gontornews — Kepala Hak Asasi Manusia PBB Zeid Ra’ad al-Hussein mengatakan, pasukan keamanan Myanmar mungkin telah melakukan genosida dan penindasan terhadap Muslim Rohingya.

Berbicara kepada Dewan Hak Asasi Manusia pada hari Selasa (5/12), Zeid mengatakan, penyelidik PBB telah menerima “laporan yang sesuai tentang tindakan mengerikan yang dilakukan terhadap orang-orang Rohingya” oleh militer Myanmar di negara bagian Rakhine pada bulan Agustus.

“Ini termasuk tuduhan, pasukan keamanan dengan sengaja membakar orang-orang sampai mati di dalam rumah mereka, pembunuhan anak-anak dan orang dewasa; penembakan tanpa pandang bulu terhadap warga sipil yang melarikan diri; pemerkosaan terhadap perempuan dan anak perempuan, serta pembakaran dan penghancuran rumah, sekolah, pasar dan masjid,” paparnya seperti dikutip Aljazeera.

“Dengan semua fakta  ini, dapatkah seseorang mengelak tidak terjadi genosida?”

Karena itulah Zeid mendesak dewan beranggotakan 47 orang itu untuk merekomendasikan kepada Majelis Umum PBB untuk memberi wewenang  penyelidikan pidana terhadap individu-individu yang bersalah.

Pemerintah Myanmar telah menolak tuduhan pembersihan etnis dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Myanmar juga menolak penyidik ​​dan wartawan PBB mengakses daerah-daerah yang terkena dampak di negara bagian Rakhine utara.

Militer Myanmar mengatakan tindakannya sah dan sebagai respons atas serangan terkoordinasi terhadap pos-pos perbatasan oleh sebuah kelompok bersenjata Rohingya. [Rusdiono Mukri]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *