Warga Palestina Demonstrasi Keputusan Trump atas Yerusalem

Yerusalem, Gontornews — Kamis (7/12), ratusan orang Palestina berbaris melalui Bethlehem dalam sebuah demonstrasi “Hari Kemarahan” terhadap pengakuan Donald Trump atas Yerusalem sebagai ibukota Israel. Mereka marah atas keputusan kontroversial itu.

Pasukan militer Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah mereka. Setidaknya tujuh pemuda terluka dalam bentrokan tersebut, termasuk satu anak kecil.

Pria, wanita dan anak-anak berpartisipasi dalam demonstrasi tersebut. Tak hanya di Bethlehem, demonstrasi juga merebak di wilayah lain di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur. Demonstrasi berlangsung sepanjang hari.

Para pemimpin Palestina juga menyerukan pemogokan umum di wilayah Palestina.

“Saya belum pernah melihat orang-orang melakukan demonstrasi semacam ini sebelumnya,” kata Rabee Alsos (32), seperti dikutip Aljazeera.

“Yerusalem dan al-Aqsa [Masjid] sangat berarti bagi semua orang di sini, bahkan anak-anak. Keputusan [AS] ini adalah sebuah kesalahan besar.”

Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa dia mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan akan memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Padahal saat ini tidak ada negara yang memiliki kedutaan besar di Yerusalem. [Rusdiono Mukri]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *