15
Tonton Selengkapnya
29 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 9 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Nilai Kearifan Unida Gontor

Oleh Rahmad Hakim, Alumnus Gontor & Akademisi di Universitas Muhammadiyah Malang

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
13 February 2018
in Kolom
0
Nilai Kearifan Unida Gontor

Kesan nilai kearifan ini penulis dapatkan baik melalui pengalaman pribadi ataupun penuturan seorang teman yang hidup semasa  penulis ‘nyantri’ di ISID-Gontor medio 2007-2011, atau sekarang sudah berganti menjadi Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Tulisan ini berusaha merekam kembali beberapa nasehat yang diberikan oleh para asatidz (dosen) pada setiap moment ataupun kegiatan. Sebagai wujud dari tahaddust bi nikmat karena sudah diberi kesempatan untuk mengenyam pendidikan pada lembaga pendidikan ini. Diantara beberapa nasehat tersebut  adalah sebagai berikut:

Acara ini digelar menjelang masa pengabdian kami habis di ISID, dilakasanan di CIOS selepas shalat isya’. Entah teman-teman kami ikut semua atau tidak; yang jelas penulis sangat ingat moment ini; dimana untuk pertama kalinya, seorang dosen memanggil kami dengan kata ‘adik-adikku sekalian’. Jarak kami seolah sangat dekat menjelang akhir pengabdian dengan beliau, yaitu Dr Hamid Fahmy Zarkasyi M Phil dan Dr Dihyatun Masqon MA.

Kami tidak mengetahui pasti mengenai acara ini, namun milliu yang ada pada acara ini ibarat seorang kakak yang akan ditinggalkan oleh adik-adiknya. Pesan-pesan yang beliau berikan kali ini jauh berbeda dengan yang diberikan di masa pekualiaahan, kajian atau pengarahan di masjid dan ditempat lainnya. Beliau berdua memberikan gambaran dan pembekalan mengenai perkualiahan. Bagi siapa saja yang meneruskan untuk pengabdian; Alhamdulillah sangat diharapkan. Namun jika keluar (tidak meneruskan) dari ISID; beliau memberikan nasehat dan sekaligus mendoakan agar sukses. Tiada paksaan untuk hidup di ISID (la ikaraha fi ISID).

Dr Hamid Fahmy Zarkasyi, misalnya, memberikan nasehat kepada kami, bahwa penting untuk meminta doa kepada orangtua kita. Beliau lantas menyatakan seperti ini, “saya ini suskes seperti sekarang ini karena doa para pendahulu saya.” Dengan demikian, merupakan suatu keharusan bagi kita untuk meminta restu dan doa orangtua. Salah satu kesan yang mendalam yang kami miliki mengenai dosen kami ini adalah concern beliau terhadap ilmu. Sampai-sampai jika terdapat perilaku mahasiswa yang kurang pas beliau akan memberikan ungkapan yang khas yaitu–‘nggak ilmiah’. Tentang hal ini, penulis selipkan beberapa pesan beliau yang ‘diriwayatkan’ oleh beberapa rekan sejawad yang mendengar nasehat dari beliau, salah satunya nasehat adalah, “orang yang bekerja untuk ilmu tidak akan miskin” ini  nasehat yang diberikan oleh beliau kepada saudara Elvan, dan diceritakan kepada penulis ketika kami memperdalam bahasa Inggris di Kampung Inggris, Pare-Kediri.

BACA JUGA

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Struktur dan Kultur

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Salah satu nasehat beliau yang lain adalah tentang menulis, entah dalam acara apa penulis tidak mengingatnya dengan pasti. Tetapi, dia lantas mengungkapkan seperti ini, “menulis itu ibarat bermain bola, semakin sering anda bermain bola, anda akan semakin bisa bermain bola. Begitu jugalah dengan menulis”. Dengan demikian, menulis menurut beliau berangkat dari praktik bukan teori. Dalam ungkapan Arab, menulis bukan masalah kaifa as-sabiil (bagaimana caranya), akan tetapi cenderung kepada usluk bihimmatika as-sabil (cobalah dengan penuh semangat). Thus, menulis? Adalah to practice, practice dan praktice –jarrib wa lahidz takun ‘arifan! (coba dan perhatikan, lakukan evaluasi dari percobaanmu, maka kamu akan tahu).

Terkait dengan menulis, juga terdapat nasehat dari Dr Dihyatun Masqon MA. Nasehat ini sebenarnya terjadi pada moment non-formal, yaitu konsultasi pribadi yang dilakukan oleh rekan sejawad menjelang akhir shalat berjamaah di Masjid ISID, ‘diriwayatkan’ dari saudara Adib Susilo. Beliau bercerita kepada penulis, bahwa beliau curhat kepada Dr Dihyah –nama panggilan beliau di antara mahasiswa ISID, meskipun beliau mencantumkan nama ‘Dimas’ di kaos olahraga beliau. Rekan Adib bertanya, “Ustadz bagaimana caranya agar saya tidak merepotkan kedua orang tua dalam membiayai kuliah, saya ingin mandiri’. Lantas beliau menjawab, “bisa, yaitu dengan menulis!”.

Masih dalam acara pembekalan menjelang akhir pengabdian. Setelah Dr Hamid berbicara. Dr Dihyah memberikan nasehatnya. Panjang lebar beliau berikan nasehat kepada kami. Namun satu hal yang penulis ingat, yaitu ketika beliau menjawab pertanyaan salah seorang rekan kami, “apakah belajar dari spesialist dulu baru generalist kemudian, atau sebaliknya?”. Beliau lantas menjawab, “menjadilah generalist dahulu, kemudian spesialist”. Pada saat itu, penulis atau mungkin kami yang hadir di CIOS kurang mengerti dari jawaban beliau. Namun, semakin lama, jawaban itu semakin jelas dan nampak. Dimana seseorang harus melahap habis dahulu mata pelajaran atau menu kuliah secara umum, kemudian akan jelas dan terang benderang mana mata kuliah yang menjadi intrerset seorang mahasiswa, dan yang bukan. Dari situlah spesialisasi seseorang akan terlihat.

Tags: GontorKearifanUNIDA
Share88Tweet55Send
Previous Post

Semoga Bank Muamalat Sesuai Harapan Umat

Next Post

Seribu Kisah Para Pembela Al-Qur’an

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

8 June 2026
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

7 June 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

7 June 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
IDAQU dan DMI Kota Tangerang Siap Galakkan Program 800 Masjid Cetak 800 Sarjana

IDAQU dan DMI Kota Tangerang Siap Galakkan Program 800 Masjid Cetak 800 Sarjana

0
Islamic Talent Show 2026 IDAQU Kumpulkan Para Juara Pecinta Al-Qur’an

Islamic Talent Show 2026 IDAQU Kumpulkan Para Juara Pecinta Al-Qur’an

0
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

0
Kriteria Alumni Gontor

Kriteria Alumni Gontor

0
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

0
IDAQU dan DMI Kota Tangerang Siap Galakkan Program 800 Masjid Cetak 800 Sarjana

IDAQU dan DMI Kota Tangerang Siap Galakkan Program 800 Masjid Cetak 800 Sarjana

9 June 2026
Islamic Talent Show 2026 IDAQU Kumpulkan Para Juara Pecinta Al-Qur’an

Islamic Talent Show 2026 IDAQU Kumpulkan Para Juara Pecinta Al-Qur’an

9 June 2026
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

7 June 2026
Kriteria Alumni Gontor

Kriteria Alumni Gontor

7 June 2026
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

7 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result