pesanan-baju-kaos
37 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 18 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Dunia

Jeritan Uighur Memanggil Kita

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
20 December 2018
in Dunia, Kolom
1
Ratusan Pakar Protes Penahanan Muslim Uigyur di Xinjiang

Oleh Ahmad Sastra, Cendikiawan Muslim

Derita muslim Uighur adalah duka dunia. Tak perlu menjadi seorang muslim untuk mampu merasakan duka mendalam itu. Semestinya segala bentuk penjajahan diatas dunia ini dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Derita muslim Uighur tengah memanggil dunia.

Indonesia semestinya juga ikut berduka. Berbagai negara di belahan dunia telah mengecam keras atas pelanggaran HAM berat yang dilakukan pemerintah Cina atas minoritas Uighur di Xinjiang. Kebengisan dan kebiadaban rezim cina dipertontonkan kepada dunia.

Muslim Uighur merana dalam penindasan tak terkira. Darah muslim mengalir deras, kehormatan muslimah terkoyak dan suara anak-anak mengerang tak berdaya. Air mata tak lagi bermakna, lemah menghiba tak lagi disapa, luka sayatan tak lagi dilihat, kucuran darah tak lagi dikasihani.

BACA JUGA

Strategi Menanamkan Akidah Islam Melalui Pembiasaan Ibadah pada Anak Tingkat SD/MI

Menjaga Iman Anak di Tengah Gempuran Gawai

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

Pondok Harus Berdiri Atas Dasar Keterpanggilan Hati

Lebih dari tiga juta muslim Uighur ditahan di kamp-kamp konsentrasi di Turkistan Timur [Xinjiang, Cina]. Mereka mengalami penyiksaan tak terperikan dan dipaksa untuk meninggalkan agamanya. Al Qur’an dan buku-buku Islam dibakar. Ribuan masjid dihancurkan. Ratusan ribu tahanan anak-anak dikirim ke panti asuhan untuk menghapus identitas muslim mereka.

Berbagai bentuk penyiksaan secara tak manusiawi dilakukan kepada muslim Uighur. Sebagaimana pengakuan pihak kedutaan cina di Jakarta saat ditemui ormas HTI [sebelum dicabut BHP], muslim dianggap sebagai pelaku kriminal. Bahkan menurut laporan Republika [18/12] para tahanan muslim mengalami kerja paksa.



Sebagaimana laporan dari Media Amerika Serikat The New York Times [NYT] menurunkan laporan bahwa anggota etnis Uighur yang ditahan di kamp-kamp ‘reedukasi’ di Xinjiang harus menjalani kerja paksa tak dibayar. Berdasarkan dokumen pencitraan satelit, jumlah tahanan yang dikirim ke pabrik baru tak jauh dari kamp reedukasi terus bertambah.

Menurut badan statistik kependudukan di tahun 1936, pemerintah Kuomintang Republik Cina saat itu memperkirakan jumlah penduduk muslim sekitar 48 juta jiwa. Namun pasca kebijakan Mao, angka tersebut anjlok menjadi sekitar 10 juta jiwa. Kemana hilangnya 38 juta nyawa. Jika tidak terjadi genosida secara sistematik, mana mungkin hal ini dapat terjadi.

Sementara Indonesia, negeri muslim terbesar di dunia tak berdaya dan diam seribu bahasa. Wapres Jusuf Kalla menyatakan bahwa Indonesia tidak bisa ikut campur urusan domestik cina. Indonesia menolak penindasan dan pelanggaran Ham terhadap muslim Uighur di provinsi Xinjiang, Cina. Kendati demikian, menurut Jufuf Kalla, Indonesia juga tak bisa mencampuri urusan dalam negeri Republik Rakyat Cina [Republika, 18/12].

Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin mengecam keras penindasan terhadap Muslim Uighur di Xinjiang. “Hak asasi manusia dan International Convenant on Social and Political Rights menyatakan adanya kebebasan beragama bagi segenap manusia. Maka, Muslim yang mayoritas muslim di provinsi Xinjiang memiliki kebebasan menjalankan agamanya”, ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Senin [17/12].

Karena itu, sebagai seorang muslim harus bersikap. Muslim di ujung dunia manapun adalah bersaudara. Ibarat satu tubuh, jika muslim di tempat lain terzolimi, maka seluruh muslim di dunia wajib menolongnya. Berbagai bentuk kezoliman rezim komunis cina terhadap muslim Uighur mestinya menjadi pemantik efektif bagi kesadaran akan persatuan umat Islam sedunia.

Allah mengingatkan kepada seluruh kaum muslimin di dunia, “ (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan” [QS Al Anfal : 72].

Muslim Uighur sungguh telah lama menjerit terzolimi, berteriak meminta pertolongan kaum muslimin untuk menyelamatkan mereka, menjaga eksistensi mereka, memelihara keimanan dan keislaman mereka dan mencegah mereka dari kekufuran yang dipaksakan kepada mereka. Tapi sayang tak ada satupun pemimpin muslim yang mau menolong dan membebaskan muslim Uighur dari penderitaan ini.

Tragedi muslim Uighur menambah panjang daftar penderitaan umat Islam. ini menambah keyakinan akan pentingnya tegaknya kekuasaan ideologi Islam yang menyatukan kaum muslim di seluruh dunia, melindungi kaum muslimin dari berbagai kezoliman yang akhir-akhir ini makin represif menimpa kaum muslim.

Karena itu, saatnya umat Islam sadar dan buang sekat-sekat primordial. Saatnya umat Islam menyerukan persatuan seluruh dunia. Melawan siapapun yang mengganggu umat Islam. Jangan menyerahkan nasib kaum muslim kepada orang lain. Umat Islamlah yang bertanggungjawab atas nasib sesama muslim.

Sementara Indonesia, sebagai negeri muslim terbesar di dunia semestinya berdiri tegak terdepan melawan segala bentuk penjajahan dan pelanggaran HAM. Indonesia semestinya menjadi teladan bagi dunia bahwa Indonesia anti tindakan yang tidak berperikemanusiaan dan berperikeadilan. Sebab negara memiliki semua perangkat untuk bisa menghentikan segala bentuk penjajahan atas kemanusiaan.

Apalagi jika penderitaan ini menimpa masyarakat muslim dimana Allah sendiri telah memberikan ketetapan bahwa sesama muslim adalah satu kesatuan tubuh yang harus saling menolong dan membebaskan dari penderitaan. Rasulullah sebagai teladan telah begitu gigih menolong umat Islam dari berbagai bentuk penganiayaan. Jika negara ini masih juga diam, maka betapa malunya kelak jika ditanya Allah dan Rasulullah di akherat.

Semoga Allah segera menyatukan hati-hati kaum muslimin seluruh dunia dan menyadarkan seluruh pemimpin negeri-negeri muslim agar segera mampu membangun kekuatan politik. Semoga dunia juga bersatu untuk segera menghentikan duka muslim Uighur dengan memberikan sanksi hukum dan politik kepada Cina atas pelanggaran HAM berat.

Jeritan muslim Uighur memanggil dunia, memanggil kita, maka sambutlah !.

Share54Tweet34Send
Previous Post

Pembicaraan AS-Taliban Fokus Gencatan Senjata

Next Post

Fahira: Mengecam, Itu Selemah-lemahnya Membela Muslim Uighur

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Comments 1

  1. Achmad Syarifuddin says:
    8 years ago

    Sekiranya khilafah Turki Utsmani masih ada, insyaallah kejadian seperti ini tidak akan dibiarkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

12 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

0
Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

0
Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

0
Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

0
masjid si pitung

Masjid Al Alam Marunda, Saksi Sejarah Islam di Pesisir Jakarta Utara

0
Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

18 October 2026
Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

18 October 2026
Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

18 October 2026
masjid si pitung

Masjid Al Alam Marunda, Saksi Sejarah Islam di Pesisir Jakarta Utara

18 October 2026
Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

18 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result