15
Tonton Selengkapnya
34 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 6 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Bagaimana Stress Dapat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh?

Oleh Cantika Putri Nindita (Mahasiswi Psikologi UMM) dan Hana Lestari MPd (Dosen IAI Sahid Bogor)

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
28 July 2020
in Kolom
0
Foto: marketingweek.com

Setiap manusia di belahan dunia mana pun pasti pernah merasakan stres. Baik itu disebabkan oleh masalah finansial, hubungan interpersonal, maupun hal-hal kecil yang dapat membuat seseorang membangkitkan pemikiran berlebihan sehingga mengganggu ketenangan jiwanya. Begitu pula ketika harus menghadapi keadaan dunia yang kini masih berjuang memerangi pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai.

Bukan hanya mayarakat Indonesia yang merasa stres akan situasi ini, namun seluruh dunia pun merasakannya. Sebagai contoh, sebuah studi dari 52.730 peserta di Cina menemukan bahwa hampir 35 persen dari sampel dilaporkan mengalami tekanan psikologis (Qiu et al, 2020). Demikian pula penelitian lain yang telah dilakukan di Cina, dari 7.236 subyek ditemukan 35 persen kecemasan dan 20 persen gejala depresi (Huang dan Zhao, 2020). Bahkan baru-baru ini Mamun dan Griffiths (2020) melaporkan kasus bunuh diri pertama karena ketakutan akan Covid-19 di Bangladesh.

Memang bukanlah suatu hal yang tabu bila pandemi Covid-19 mampu menyeret masyarakat pada kecemasan hingga berujung pada stres. Mulai dari aspek finansial yang terus melemah, isolasi diri yang terus menerus, hingga pemberitaan yang membuat masyarakat terus bertanya-tanya kapan pandemi ini akan berakhir. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa kesehatan psikologis yang buruk mampu mempengaruhi kondisi fisiologis. Ketika seseorang terlalu takut untuk menghadapi sebuah situasi seperti pandemi ini, kemudian berujung pada stres, secara tidak langsung akan membuat kondisi fisiknya melemah. Misalnya, kesepian dan isolasi sosial dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung coroner dan stroke (Valtorta et al, 2016).

Meskipun demikian, tidak semua stres berdampak buruk pada tubuh seseorang, nyatanya stres juga dapat menyehatkan tubuh (Gorter, 2020). Sebagaimana jenisnya, stres terbagi menjadi stres positif (eustress) dan stres negatif (distress). Stres positif inilah yang dinilai mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Sayangnya, tubuh secara fisik tidak mampu mengenali eustress maupun distress, sehingga ketika situasi yang mengkhawatirkan datang, tubuh akan cenderung menimbulkan gejala distress, seperti cemas, sulit fokus, insomnia, gangguan lambung, dan pusing kepala (Pareek, 2020).

BACA JUGA

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Struktur dan Kultur

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Sebagaimana yang telah dipaparkan di atas, tubuh secara fisik memang tidak mampu mengenali eustress maupun distress, namun pikiran – fungsi kognitif manusia — mampu untuk itu. Penelitian telah menunjukkan perubahan dalam sistem berbasis neuroendokrin pada locus of control (Gorter, 2020). Menurut Rotter (1966) locus of control sendiri berarti cara pandang atau persepsi seseorang terhadap sumber-sumber yang mengendalikan situasi baik ataupun buruk dalam kehidupannya. Maka apabila cara pandang orang tersebut diubah ke arah yang positif, maka stres yang ia miliki pun dapat dikendalikan dengan baik.

Ketika pemikiran manusia dirangsang untuk fokus terhadap informasi yang baik, maka otak akan menginterpretasikannya dengan persepsi baik pula. Persepsi yang menyenangkan ini akan mempengaruhi keyakinan buruk yang telah terbangun dalam otak. Misalnya, ketika banyaknya berita kematian pandemi Covid-19 ditayangkan di media, informasi tidak menyenangkan tersebut akan masuk ke dalam otak seseorang lalu mempengaruhi interpretasi kognitifnya sehingga menghasilkan persepsi yang tidak menyenangkan pula. Apabila informasi buruk ini terus menerus ditayangkan, maka orang tersebut bukan hanya memiliki persepsi yang buruk, namun juga akan menanamkan keyakinan yang buruk pula terhadap situasi pandemi yang sedang dihadapi. Sebaliknya, apabila stimulus berupa berita yang disajikan merupakan informasi yang positif dan hal tersebut dilakukan secara berulang, ketika seseorang memberikan atensinya, maka persepsi yang terbangun merupakan persepsi yang menyenangkan. Keyakinan yang ia miliki pun ialah keyakinan yang positif. Sehingga dari keyakinan yang baik ini, seseorang tidak akan memiliki ketakutan berlebihan terhadap situasi yang sedang dihadapi.

Kemudian untuk bidang pendidikan yang belakangan ini sedang terganggu keefektifannya, begitu penting bagi para siswa untuk memiliki kemampuan pengelolaan persepsi agar stres positif ini dapat mengubah stres negatif yang timbul sebagai akibat dari pembelajaran via daring yang cukup menyulitkan. Para siswa dapat diberi stimulus berupa informasi mengenai situasi buruk di lingkungan namun tetap dengan penguatan bahwa situasi tersebut merupakan tantangan yang harus mereka hadapi.

Stres positif yang dimiliki para siswa akan membantu dalam peningkatan kefokusan mereka, seperti fokus untuk selalu waspada terhadap kemungkinan ancaman penularan virus di lingkungan sekolah sehingga mereka selalu siap sedia menggunakan masker dan mencuci tangan setelah beraktivitas. Selain itu, stres positif ini juga dapat meningkatkan performa para siswa dalam mengupayakan pola hidup sehat, sebagai contoh mereka cenderung akan tergerak untuk mulai melakukan latihan fisik di pagi atau sore hari, mengonsusmi makanan bergizi seimbang, dan tidak jajan sembarangan.

Oleh karena itu, kunci utama stres ialah pemikiran. Persepsi yang dibangun dan keyakinan yang dimiliki akan berdampak besar terhadap respon tubuh. Apakah respon tersebut negatif sehingga menimbulkan penurunan fisiologis, atau respon tersebut positif sehingga dapat memacu kerja tubuh untuk menghadapi keadaan dengan lebih baik. Jadikanlah segala keadaan buruk yang datang sebagai tantangan bukan suatu hambatan, maka otak pun akan menilainya sebagai sesuatu yang harus dihadapi bukan untuk dihindari. Alih-alih stres menjadi momok menakutkan bagi tubuh, stres justru mampu membantu meningkatkan kesehatan tubuh. []

Tags: COVID-19Stres
Share34Tweet21Send
Previous Post

Emas Menyundul Langit Batas Psikologis

Next Post

Kesembuhan Santri Gontor Kampus 2 Terpapar Covid-19 Bertambah: 80 Sembuh 5 Dirawat

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

6 June 2026
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

0
Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

0
BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

0
Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

0
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

0
BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

6 June 2026
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

6 June 2026
Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

5 June 2026
Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

5 June 2026
BCA Syariah Salurkan Zakat Nasabah kepada BAZNAS dan Hadirkan Fitur ZIS di BSya

BCA Syariah Salurkan Zakat Nasabah kepada BAZNAS dan Hadirkan Fitur ZIS di BSya

5 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result