pesanan-majalah-edisi-khusus
28 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Sunday, 6 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Tausiah

Harga Sejarah (Bagian 2)

Oleh KH Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
4 May 2022
in Tausiah
0
Foto: Forbis

Jika menghargai sejarah bangsa sendiri saja dengan cara salah, apalagi untuk menghargai sejarah bangsa lain? Sudah tidak benar, tidak adil, tidak jujur pula. Hasilnya pun salah. Tak heran jika terjadi kerusakan ketika menyikapi sejarah dan membuat sejarah berikutnya. Sumber-sumber sejarah haruslah yang paling kuat, terpercaya penjelasan dan penafsirannya. Kemudian menyikapinya juga harus positif dan produktif.

Jangan menyikapinya dengan negatif, seperti putus asa, alih profesi(hijrah) atau menonaktifkan potensi. Memang, alih profesi(hijrah) atau menonaktifkan potensi merupakan hak setiap orang. Sedangkan putus asa, lari dari tanggungjawab, apalagi membunuh masa depan dengan kekosongan atau bunuh diri, merupakan kekerdilan dan sikap protes terhadap takdir. Tidak menghasilkan apa-apa, dan tidak menguntungkan siapa-siapa. Semua bentuk keputusasaan itu tercela dari segala penjuru. Pilihlah untuk menjadi terbuka, berani, kritis, dan cerdas. Karena tuntutan zaman ini memang demikian.

Kesinambungan sejarah nilai-nilai, lebih penting daripada kesinambungan fisik atau lembaga. Jika proses kaderisasi Rasulullah SAW diteladani, suasana tentu akan indah, teduh, damai, dan bermoral. Tapi, mengapa tulisan sejarah tentang politik kekuasaan lebih menonjol daripada sejarah keagamaan? Mengapa harus kita kedepankan sengitnya persaingan, panasnya perebutan, dan ketatnya perlombaan “adu tangkas” memperjuangkan popularitas, mendorong kita meletakkan politik, pertahanan, dan ekonomi?

Karena agama, moral dan pendidikan oleh pemilik kekuasaan memang kerap dianggap sebagai sumber penyakit. Karena dengan agama, moral dan pendidikan masyarakat, kredibilitas kepemimpinan dan kecakapan mereka akan terkurangi, dan kedok kelicikan penjajahan mereka dapat dibuka.

BACA JUGA

Kriteria Alumni Gontor

Kristalisasi di Zaman Kolobendu*

Akhlak Mulia Sebagai Fondasi*

Sejarah Berdirinya Pondok Modern Darussalam Gontor* (Bagian 2 – Selesai)

Sejarah Berdirinya Pondok Modern Darussalam Gontor* (Bagian 1)

Bencana kekosongan

Menghargai sejarah dengan mengisi masa-masa kekinian dengan aktivitas positif. Sayangnya, dewasa ini semakin banyak ”kekosongan” yang dibiarkan, disengaja terjadi, atau hal-hal sia-sia dan kosong dikerjakan. Ada yang berusaha memperbaiki kerusakan, ada pula yang buru-buru mengisi kekosongan dengan kekosongan baru. Ibarat membersihkan kotoran dengan sapu kotor. Penyakit “kekosongan” ini sangat berbahaya. Jika tidak segera ditanggulangi, objek dan korban yang paling awal dipengaruhi anak-anak muda.

Penyakit ini akan mengakibatkan banyak kerusakan. Di antaranya: Kekosongan perasaan kemanusiaan, mengakibatkan timbulnya banyak tindak kejahatan. Kekosongan kegiatan positif akan beralih menjadi kegiatan merusak, maksiat, dan tidak bermanfaat. Kekosongan jiwa kemasyarakatan, akan membuat masyarakat kurang kepedulian terhadap sesama dan lingkungan, pergaulan serta ekosistem lingkungan juga akan rusak. Kekosongan harapan dan cita-cita yang bermotif membangun, akan membuat kita mudah dimasuki anasir-anasir destruktif. Kekosongan ajaran agama, menyebabkan lahirnya agama–agama baru yang tidak berlandaskan syariat, tapi hanya didominasi nafsu, kepentingan pribadi dan golongan.

Generasi kita saat ini terbagi menjadi dua: Pertama, yang disibukkan oleh sesuatu yang tidak seharusnya, terasyikkan dengan kegiatan yang sebenarnya tidak mengasyikkan. Kedua, tidak cerdas dan cakap, hingga keliru dalam mengisi kekosongan. Karena itu, pandai-pandailah menghemat waktu, tenaga, kesehatan, dan uang untuk hal-hal yang berguna. Jangan memanjakan kekosongan.[]

Tags: GontorKH Hasan Abdullah SahalSejarah
Share9Tweet6Send
Previous Post

Doctors Without Borders: Mariupol Merupakan ‘Bencana Total’

Next Post

Kebahagiaan Hakiki Gapai Ridha Illahi

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

2 September 2026
Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

30 August 2026
IKPM Banten Gelar Silaturahmi dan Pelepasan Santriwati Gontor

IKPM Banten Gelar Silaturahmi dan Pelepasan Santriwati Gontor

1 September 2026
Wakil Bupati Lebak Hadiri Panggung Gembira Spektakuler Smart Generation 627 Darel Azhar

Wakil Bupati Lebak Hadiri Panggung Gembira Spektakuler Smart Generation 627 Darel Azhar

30 August 2026
Haflah Tilawatil Qur’an SIT Insantama Leuwiliang, Orang Tua: Jadikan Al-Qur’an Lentera Kehidupan

Haflah Tilawatil Qur’an SIT Insantama Leuwiliang, Orang Tua: Jadikan Al-Qur’an Lentera Kehidupan

0
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

0
pembukaan gihes

GIHES 2026: Mencerdaskan Bangsa Melalui Pengembangan Pendidikan Holistik

0
Nyali Kemandirian ala Pesantren

Nyali Kemandirian ala Pesantren

0
Rasa Malu*

Rasa Malu*

0
Haflah Tilawatil Qur’an SIT Insantama Leuwiliang, Orang Tua: Jadikan Al-Qur’an Lentera Kehidupan

Haflah Tilawatil Qur’an SIT Insantama Leuwiliang, Orang Tua: Jadikan Al-Qur’an Lentera Kehidupan

5 September 2026
pembukaan gihes

GIHES 2026: Mencerdaskan Bangsa Melalui Pengembangan Pendidikan Holistik

5 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
Nyali Kemandirian ala Pesantren

Nyali Kemandirian ala Pesantren

5 September 2026
Rasa Malu*

Rasa Malu*

4 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result