PONDOK PESANTREN DAREL AZHAR RANGKASBITUNG

PONDOK PESANTREN DAREL AZHAR RANGKASBITUNG

Sebagai manifestasi dari esensi hidup di dunia, yaitu beribadah kepada Allah SWT, dan pesatnya transformasi dunia informasi, sains dan teknologi, serta untuk berpartisipasi aktif terhadap pembinaan kader-kader umat, maka pada tanggal 27 Maret 1990 diselenggarakan “Pesantren Ramadhan” selama + 10 hari dengan jumlah santri 52 orang dari tingkat SD, SLTP, dan SLTA. Instruktur pada waktu itu berjumlah 10 Asatidz dari berbagai alumni Pondok Modern.

Melihat minat terhadap pendidikan pesantren begitu besar dan respon dari masyarakat begitu baik, maka pada 1991–1992 mulailah dirintis pendidikan dan pengajaran extra di asrama (di luar jam sekolah) yang dinamakan “Persemaian Santri Madinah el-Tullab”. Santri pada waktu itu berasal dari tingkat SD, SMP, SMEA, dan STM. Mereka digembleng sebelum dan sepulang sekolah.

Seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya kebutuhan pendidikan dan pengajaran, maka diperlukan elaborasi sistem pendidikan dan pengajaran selama 24 jam. Bermula dari seorang figur Drs. K.H. Ikhwan Hadiyyin, MM yang meneguhkan cita-cita sucinya yang taken for granted, santri dari berbagai tingkat (SD, SLTP dan SLTA) dan berbagai daerah yang berjumlah 17 serta dukungan penuh 11 orang tenaga pengajar dengan menggunakan fasilitas Madrasah Diniyah sebagai ruang belajar dan rumah Bapak H. A. Damanhuri, BA (Alm) Ketua Yayasan Nurul Hasanah sebagai Asrama. Pada 5 Maret 1995 diiringi dengan niat Jihad li I’lai Kalimatillah sebagai kredonya, Bismillah sebagai pondasinya Pondok Pesantren Modern Darel Azhar didirikan.

PENDIRI / PIMPINAN PONDOK PESANTREN DAREL AZHAR RANGKASBITUNG
Dr. KH. Ikhwan Hadiyyin, MM lahir di Ponorogo Jawa Timur pada tanggal 13 Mei 1960, Ibunya bernama Hj. Siti Muntamah seorang ibu rumah tangga yang aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan; sedangkan ayahnya bernama Abdullah Sadjad seorang guru ngaji di masjid Nedo Besari dan guru SDN semenjak zaman Jepang sampai orde baru. Beliau adalah Pimpinan Ponpes Modern Darel Azhar Komplek Pendidikan MC Timur Rangkasbitung, Lebak – Banten, memiliki Istri bernama Dra. Hj. Ade E. Nurjanah, Ustadah dan Pengasuh Santri Putri PPM Darel Azhar. Dikaruniai tiga anak Hj. Raisa Matina, S.Pd.I alumni ISID Gontor yang bersuamikan H. Dayu M. Hidayatullah, Lc yang sedang studi di Madinah, Zaky El-Bistomy KMI Darel Azhar yang sedang study di UIN Syahid, dan M. Dhany Reformasi PPM Gontor, Ponorogo.

Pendidikan yang pernah ditempuh dimulai dari TK Ai’syiyah Gontor, Madrasah Diniyah Muhammadiyah TIM Mambil, SDN, KMI, Sarjana Muda, semuanya ditempuh di Gontor, Doktoral IAIN Serang, S2 STIE Institut Pengembangan Wirausaha Jakarta jurusan SDM. Selain itu penulis juga mengikuti berbagai pendidikan dan latihan yang dilaksanakan di berbagai perguruan tinggi, organisasi kemahasiswaan, organisasi pondok pesantren, NGO, pelatihan dakwah, pelatihan perkoperasian, pernah mengikuti studi komperatif pendidikan di Jepang selama setengah bulan.

Adapun pengalaman organisasi yang pernah diemban yaitu; Ketua Umum ICMI Kab. Lebak, Ketua Umum Forum Multisteak Holder (FMS) Kab. Lebak, Penasihat MUI Kab. Lebak, Ketua IPSI Kab. Lebak, Pengurus DDII Kab. Lebak, Dewan Kurator FKPM Kab. Lebak, Pengurus Dewan Pendidikan Kab. Lebak, penasehat BAZDA Lebak, penasehat Forum Gerakan Maghrib Mengaji Lebak, Pengurus MUI Prop. Banten, Ketua Presidium FSPP Prop. Banten, Wakil Ketua IKPM Prop. Banten, Ketua Bidang Kerohanian IPSI Prop. Banten, Ketua ICMI Prop. Banten. Anggota Senat IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Serang Banten.

Dr. KH. Ikhwan Hadiyiin, MM juga pernah mengajar di KMI Gontor selama 5 ½ tahun, pengajar Madrasah Diniyah TIM Mambil, pendiri dan pengajar SMP Muhammadiyah 7 Ponorogo, pendiri dan pengajar SMP Ma’arif 6 Ponorogo, mengajar di Ponpes Darunnajah Jakarta, Ponpes Darel Qolam Jayanti Tangerang, PPM Darel Istiqomah Serang, Ponpes Alkhairiyyah Citangkil, Ponpes Alkhairiyyah Tegal Buntu Cilegon, PPM Alhasimiyah Cilegon, PPM Ass’adah Pasir Manggu, PPM Al-Mizan Rangkasbitung, Madrasah Aliyah Wasfal Rangkasbitung, dosen IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Serang Banten, dosen La Tansa Mashiro Rangkasbitung, dosen AKBID Negeri Rangkasbitung, dosen Wasfal Rangkasbitung, dosen ad Da’wah Rangkasbitung. Sekarang sedang konsen menjadi khodimul ma’had di ponpes modern Darel Azhar, Rangkabitung, dan sedang merintis dan mendirikan perguruan tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darel Azhar (STITDA) Rangkasbitung.

Pimpinan Pondok

Dr. KH. Ikhwan Hadiyyin, MM

VISI DAN MISI PONPES MODERN DAREL AZHAR

Visi Ponpes Modern Darel Azhar :

“Terbentuknya pemimpin muslim yang menguasai imtaq dan iptek, unggul dan terkemuka dalam integrasi keilmuan yang berwawasan global”

Misi Ponpes Modern DAREL AZHAR :

  1. Mewujudkan Cendekiawan Muslim yang bertaqwa, berakhlaq mulia, sehat jasmani rohani, cerdas, cakap, terampil, percaya diri, berkepribadian kuat, berwatak pejuang, mampu mengembangkan diri dan keluarga serta bertanggungjawab atas pembangunan umat dan bangsa.
  2. Mewujudkan generasi masa depan yang berkepribadian Islami, menguasai ilmu dan tekhnologi serta kompetitif sampai tingkat internasional
  3. Mencetak generasi muslim unggulan yang bertaqwa, berbudi tinggi, berbadan sehat, berwawasan luas dan berfikiran bebas
  4. Membentuk karakter Muslim yang Kaffah berdasarkan Al-Qur-an dan Sunnah
  5. Mewujudkan alumni Darel Azhar yang cerdas, Islami, dan memiliki mutu keilmuan yang kompetitif secara internasional
  6. Mempersiapkan kader pemimpin yang mu’min, muttaqin dan rasikhina fil ‘ilmi (insan kamil) serta mampu  mengimplementasikannya dalam dunia kehidupan islami, demi pengabadian hidup hanya kepada Allah SWT

Kaderisasi dan Alumni

Riwayat timbul tenggelamnya hidup dan matinya Pondok Pesantren di tanah air kita memberikan sebuah pelajaran bahwa kaderisasi itu sangat penting.

Suatu lembaga atau organisasi politik atau sosial dan gerakan-gerakan di masyarakat hendaknya mempersiapkan pembentukan kader dengan harapan dapat mengambil tongkat estafet perjuangan dari hidupnya suatu organisasi, dan terus melaksanakan tugas sebagai penerus. Maka Pondok Pesantren Modern Darel Azhar memulai hal kaderisasi sejak awal berdirinya, dengan memulai putra dan putri pendirinya harus menjadi kader di pondoknya sendiri. Kemudian setelah itu berusaha memilih orang-orang yang mau mengajar dan yang mau belajar di pondok ini, kemudian ia dibimbing dan diarahkan untuk membantu pondok pesantren, mereka dibimbing belajar sambil mengajar dan ditanamkan rasa tanggung jawab pada sanubarinya, sehingga mereka diharapkan dapat menjadi anshor/ kader pembantu di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar.

Sebagai Pesantren Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, Darel Azhar mengambil Synthese Lima Lembaga Pendidikan Internasional yaitu ;

  1. Syanggit dari Afrika / Libya .
    Karena Kedermawanan para Pengasuhnya.
  2. The AligarhMuslimUniversity ( India ).
    Karena Kemodernisasiannya.
  3. Al-Azhar Islamic University ( Mesir ).
    Karena Keabadian Wakafnya.
  4. Santiniketan ( India ).
    Karena Kesederhanaannya.
  5. Pondok Modern Darussalam Gontor
    Karena Keikhlasan dan Etos Kerjanya.

KMI GONTOR – DEPARTEMEN AGAMA RI – DIKNAS

Pendidikan

  1. TK/TPA/PAUD
  2. DINIYAH
  3. TSANAWIYAH
  4. SMA/ALIYAH

EKSTRAKULIKULER

  1. PRAMUKA
  2. PENCAK SILAT

Lokasi Pondok

VIDEO PROFILE

TESTIMONI ALUMNI

Virtual Tour Pesantren #2 Bersama Majalah Gontor dan Gontornews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com