New York, Gontornews — Pandemi Covid-19 masih melaju. Sampai Jumat (27/3) puku 23.00 GMT, coronavirus telah mengingeksi 593.656 kasus di 199 negara. 27.215 di antaranya berakhir dengan kematian.
Dalam satu hari terjadi penambahan 66.849 dan 3.142 kematian. Ini rekor tambahan kasus dan kematian tertinggi dalam sejarah pandemi Covid-19. Dua hari sebelumnya, Worldometers mencatat ada 56.756 kasus dan 2.655 kematian (Kamis) 46.331 kasus dan 2.306 kematian (Rabu).
AS kembali melahirkan rekor baru tambahan 16.419 kasus baru, setelah sebelumnya menambah 14.312 kasus. Secara akumulatif, AS dan Italia telah menyalip kasus Covid-19 Cina. AS sudah 101.159 dan Italia 86.498 kasus. Sementara Cina 81340, menambah 55 kasus baru dari sebelumnya (81.285).
Dalam hal tambahan kasus harian, di bawah AS ada Spanyol dengan 7.933 kasus (turun sedikit dari sebelumnya 8.271 kasus), Jerman 6.933 kasus (naik dari sebeumnya 6.323 kasus), Italia 5.909 kasus (turun dari sebelumnya 6.203 kasus), Perancis 3.809 kasus (turun dari 3.922 kasus), Iran 2.926 (naik dari 2.389 kasus), Inggris 2.885 (naik dari 2.129 kasus), Turki 2.069 kasus (naik dari 1.196 kasus), Belanda 1.172 kasus (naik dari 1.019 kasus), Swiss 1.117 (naik dari 914 kasus), Belgia 1.019 (turun dari 1.298 kasus), Austria 748 kasus (turun dari 1.259 kasus), Portugal 748 kasus (naik dari 549 kasus), dan Kanada 590 kasus (nak dari 501 kasus).
Di luar itu ada 23 negara dengan tambahan kasus antara 100-500. Indonesia termasuk kelimpok ini, dengan tambahan 153 kasus. Sisanya, ada 159 negara memiliki tambahan kasus kurang dari 100.
Dalam hal tambahan kematian, Italia tercatat sebagai negara tertinggi dengan 919 kematian (naik dari 712), Spanyol 773 (naik dari 718 kematian). Di belakangnya keduanya, ada Perancis 299 (turun dari 365 kematian), AS 264 (turun sedikit dari 268), Inggris 181 (naik dari 115 kematian),Iran 144 (turun dari 157 kematian), dan Belanda 112 (naik dari 78). Selanjutnya ada 11 negara dengan tambahan kematian 10-100. Yaitu Jerman 75(naik dari 56), Belgia 69(naik dari 42), Swiss 39(naik dari 38), Swedia 28(naik dari 15), Turki 17(naik dari 16), Portugal 16 (naik dari (17), Brazil 15 (turun dari 18), Kanada 14, Maroko 12, Denmark 11, dan Dominika. Kemudian ada 41 negara dengan catatan kematian kurang dari 10. Antara lain Indonesia 9 (turun dari 20), Austria 9(turun dari 18). Sisanya ada 138 negara tampa tambahan kematian.
Secara akumulatif, AS mencapai rekor dengan 101.159 kasus. Berikunya Italia 86.498, Cina 81.340, Spanyol 65.719, Jeman 50.871, Perancis 32.964, Iran 32.352, Inggris 14.543, Swiss 12.928, Korsel 9.332, Belanda 8.603, Austria 7.657, Belgia 7.284, dan Turki 5.898
Secara akumulasi, ada 16 negara dengan catatan kasus di atas 10 ribu. Ada 25 negara dengan kasus 1.000-10.000. Yaitu Korsel, Austria, Belia, Kanada, Tukri, Portugal, Norwegia, Australia, Brasil, Swedia, Israel,Malaysia, Czeko, Denmark, Luxemburg, Jepang, Ekuadro, Chile, Polandia, Thailand, Rumania, dan Saudi Arabia. Kemudia ada 15 negara dengan kasus 500-1.000. Indonesia (893)termasuk kelompok ini. Kemudian ada ada 45 negara dengan kasus dalamrentang 100-500. Dan, selebihnya ada 99 negara dengan kasus di bawah 100.[DJ]


















