Jakarta, Gontornews — Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 214 menjadi 9.096 orang. Yang meninggal bertambah 22 menjadi 765 orang.
Sementara yang sembuh bertambah sehingga totalnya 44 menjadi 1.151 orang. Pasien dinyatakan sembuh jika diperiksa PCR dua kali hasilnya negatif.
“Kasus positif bertambah sehingga total ada kasus positif,” ujar Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam press conference di BNPB, Ahad (26/4/2020).
Achmad Yurianto menambahkan, sampai saat ini ada 210.199 ODP dan 19.987 PDP di 34 provinsi dan 288 kab/kota.
Dia melaporkan, sudah 46 lab operasional untuk PCR real time. Sudah diperiksa 75 ribu dari sekitar 59.000 orang. Yang positif 9.096 orang, yang Sembuh 1.151 dan yang meninggal 765 orang. Dia berharap; “ke depan akan dapat lebih banyak lagi specimen yang diperiksa setiap hari.”
Jubir satgas Covid-19 menjelaskan, pasien sembuh terbesar berasal dari DKI 337 orang. Berikutnya dari Jatim 140 orang, Sulsel 108 orang, Jabar 96 Jateng 88 orang, dan Bali 75. Total dengan provinsi lain 1.151 orang yang sembuh dari Covid-19.
Pemicu kematian pasien Covid-19, jelas Jubir Satgas, adalah hipertensi, diabetes, kemudian penyakit jantung dan paru-paru menahun.
Achmad Yurianto meminta masyarakat tetap menjaga jarak aman dua meter, dan beraktivitas seperti kerja dan ibadah di rumah. Konsultasi medis tidak harus datang. Tapi menggunakan aplikasi telemedisin. [dj]


















