Jeddah, Gontornews — Komite Perumahan Buruh Kota Jeddah mengumumkan telah melakukan uji Covid-19 terhadap lebih dari 108.000 pekerja di kota itu, untuk mendeteksi penyebaran virus corona.
Bersamaan dengan pengujian, inspeksi dilakukan di total 591 bangunan tempat para pekerja tinggal untuk memverifikasi kepatuhan dengan tindakan pencegahan, kata komite.
Selain itu, Kotamadya Al-Jouf juga mendenda lebih dari 200 pekerja pengiriman dan mengeluarkan 600 peringatan untuk pelanggaran keselamatan termasuk di antaranya tidak mengenakan sarung tangan dan/atau masker, tidak memiliki pembersih di kendaraan, kurangnya iinisiatif kebersihan, dan kurangnya sertifikat medis untuk pekerja.
Arab Saudi sejauh ini telah melakukan 787.465 tes Covid-19 di seluruh wilayah kerajaan. Kementerian Kesehatan mengatakan siapa pun dapat mengatur janji temu di aplikasi Sehat untuk dites.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya kementerian untuk memerangi virus dan mempromosikan pengujian massal. Kementerian mengingatkan warga Saudi dan ekspatriat agar memperhatikan lansia karena mereka memiliki risiko lebih tinggi tertular virus.
Sementara itu, Arab Saudi dikabarkan mengonfirmasi angka pemulihan dari Covid-19 lebih banyak daripada penambahan kasus infeksi baru, Kementerian Kesehatan mengumumkan, Jumat (29/5).
Dengan 1.581 infeksi baru yang tercatat, angka kasus harian di Kerajaan itu terus turun. Sementara angka pemulihan dikonfirmasi sebanyak 2.460 selama 24 jam terakhir, yang menjadikan jumlah total pemulihan nasional menjadi 57.013, kementerian mengumumkan.
Arab Saudi baru saja keluar dari jam malam 24 jam untuk liburan Idul Fitri, dan warga mulai keluar dari rumah mereka Jumat (29/5), hari pertama rencana tiga fase pemerintah untuk transisi ke normal baru setelah pandemi Covid-19. [Fathur]




















