Jenewa, Gontornews — Kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Soumya Swaminathan mengatakan pada hari Senin bahwa kekebalan komunal (herd immunity) terhadap virus korona tidak akan tercapai pada tahun 2021, meskipun ketersediaan vaksin semakin meningkat.
“Kami tidak akan mencapai tingkat kekebalan populasi atau kekebalan kelompok pada tahun 2021,” kata Swaminathan dalam sebuah pernyataan dikutip dw.com.
Ia menegaskan, langkah-langkah seperti menjaga jarak fisik, mencuci tangan, dan mengenakan masker terus diperlukan dalam menahan penyebaran COVID-19 di tahun ini.
Swaminathan memuji “kemajuan luar biasa” yang dicapai oleh para peneliti untuk mengembangkan beberapa vaksin yang aman dan efektif dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Negara-negara saat ini mengelola vaksin yang dikembangkan oleh BioNTech-Pfizer, Universitas Oxford/AstraZeneca dan Moderna.
Ilmuwan WHO mengimbau masyarakat untuk bersabar sebab peluncuran vaksin “memang membutuhkan waktu”. Ini karena skala produksi dosis mencapai miliaran.
“Vaksin akan datang,” katanya. “Vaksin akan disebar ke semua negara … tapi sementara itu kita tidak boleh melupakan bahwa ada tindakan yang berhasil,” tambahnya mengacu pada penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik.
“Kami tidak akan kembali normal dengan cepat,” sambung Dale Fisher, ketua Jaringan Siaga dan Tanggap Wabah WHO, dalam konferensi yang diselenggarakan oleh kantor berita Reuters.
“Kami mengetahui kami perlu mendapatkan kekebalan kelompok dan kami membutuhkannya di sebagian besar negara, tapi kami tidak akan melihatnya pada tahun 2021,” kata Fisher.
“Mungkin ada beberapa negara yang bisa mencapainya tapi itu pun tidak akan menciptakan keadaan ‘normal’, terutama dalam hal pengawasan perbatasan,” tambahnya. []


















