Moskow, Gontornews — Rusia untuk sementara menangguhkan penerbangan reguler dan charter dengan Turki, Moskow mengumumkan pada 12 April.
Penangguhan yang dilakukan atas kekhawatiran COVID-19 itu, akan berlangsung dari 15 April hingga 1 Juni, kata Wakil Perdana Menteri Tatyana Golikova sebagaimana dirilis Hurriyetdailynews.com.
Penerbangan akan dilanjutkan jika perkembangan pandemi menunjukkan tren positif, tambahnya, pada konferensi video dengan pejabat pemerintah lainnya.
Dia juga mengatakan agen perjalanan direkomendasikan untuk menghentikan penjualan tur ke Turki dan Tanzania. Penerbangan ke negara Afrika Timur itu juga telah ditangguhkan.
Namun, dua penerbangan reguler per pekan antara Istanbul dan Moskow akan dilanjutkan, dari ibukota Rusia dan kemudian kembali lagi, katanya.
Layanan penerbangan pulang untuk warga negara Rusia yang mengerjakan proyek pembangkit listrik tenaga nuklir Akkuyu di Provinsi Mersin, Turki selatan, juga akan berlanjut.
Otoritas Rusia akan mengikuti perkembangan situasi COVID-19 di Turki dan Tanzania dengan cermat dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan, tambahnya. []


















