Gaza, Gontornews — Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali tambahkan dua armmada ambulans yang siap beroperasi bersama lima ambulans lainnya. Kehadiran tujuh armada ambulans ini diharapkan semakin menguatkan lini kesehatan di Gaza.
Firdaus Guritno dari Global Humanity Responses-ACT menjelaskan, dua ambulans ini telah melewati proses pemasangan karoseri. Uji kemudi juga telah dilakukan di area rumah sakit yang berada di Gaza Utara.
“Insyaallah, tiga pekan dari sekarang akan siap membantu mobilisasi warga Gaza yang sakit untuk ke rumah sakit maupun mengantar ke rumah mereka dari rumah sakit,” ujar Firdaus dilansir dari laman ACTNews, Jumat (18/6).
Ia juga menjelaskan, dua ambulans ini akan ditambahkan sejumlah perlengkapan untuk menunjang aksi pelayanan medis, yaitu sirine, lampu, dan pelapis alumunium di badan ambulans. Sementara di bagian dalam, akan ditambahkan dua kabinet untuk penyimpanan obat dan peralatan medis, monitor, kotak pertolongan pertama, alat resusitasi, dan kursi dokter juga tak lupa akan disediakan.
Jumlah bantuan ambulans yang terus bertambah, dijelaskan, Firdaus, berkat dukungan Sahabat Dermawan. Tahun ini, GHR-ACT berikhtiar menyediakan hingga 10 pengadaan ambulans tahun ini.
“Berarti 10 ambulans baru, ditambah dua ambulans lama, maka insyaallah akan ada 12 ambulans untuk tahun 2021. Ambulans-ambulans ini hadir atas respons terhadap korban luka yang sering berjatuhan di Gaza sekaligus membantu pengobatan mereka,” tambah Firdaus.
Pengoperasian ambulans akan diperhatikan proporsi untuk setiap kegubernuran di Gaza. Tiap ambulans dapat beroperasi hingga 18 jam sehari, dan mengangkut rata-rata 35 pasien. Dalam satu bulan, setidaknya 1.050 pasien diangkut dan mendapatkan perawatan medis gratis dari ambulans.[]


















