Jeddah, Gontornews — Arab Saudi menonfirmasi lima kematian baru terkait COVID-19 pada hari Selasa, meningkatkan jumlah total kematian menjadi 8.709. Demikian diwartakan Arabnews.com.
Kementerian Kesehatan negara itu juga mengonfirmasi 50 kasus baru yang dilaporkan ddalam 24 jam terakhir, yang berarti 547.035 orang kini telah tertular penyakit tersebut. Dari total kasus tersebut, 227 masih dalam kondisi kritis.
Menurut kementerian, jumlah kasus tertinggi tercatat di Jeddah dengan delapan kasus, diikuti oleh ibukota, Riyadh, enam kasus. Sedangkan Buraidah, Khaybar dan Taif masing-masing mengonfirmasi dua kasus.
Kementerian Kesehatan juga mengumumkan bahwa 53 pasien telah pulih dari COVID-19, sehingga jumlah total pemulihan di Kerajaan menjadi 536.079.
Lebih dari 41,8 juta dosis vaksin virus corona telah diberikan di Kerajaan Saudi hingga saat ini melalui 587 pusat.
Kementerian memperbarui seruannya pada masyarakat untuk mendaftar vaksinasi melalui aplikasi Sehhaty, serta mematuhi langkah-langkah dan instruksi untuk mencegah penyebaran virus.
Kota-kota di Kerajaan telah menutup beberapa gerai komersial sebagai bagian dari upaya mereka untuk memantau kepatuhan terhadap langkah-langkah kesehatan dan keselamatan untuk menghentikan penyebaran penyakit virus corona (COVID-19).
Kota Provinsi Timur menutup lima fasilitas dalam 1.390 tur inspeksi yang dilakukan pada hari Senin. Pihak berwenang juga mengenakan denda kepada 74 bisnis lainnya.
Sedangkan kota Jeddah menutup 21 bisnis dan mendenda 25 lainnya karena melanggar tindakan dalam 3.327 putaran pemantauan pada hari Senin.
Pandemi virus corona telah mempengaruhi lebih dari 233 juta orang di seluruh dunia dan jumlah kematian telah mencapai sekitar 4,77 juta.[]


















