London, Gontornews — Inggris akan mengirim kendaraan lapis baja ke Ukraina “dalam beberapa hari mendatang” menurut pernyataan dari kantor Perdana Menteri (PM) Boris Johnson.
Dalam pembicaraan via telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Johnson berjanji bahwa London akan terus membantu Ukraina “mempertahankan kedaulatannya dalam beberapa pekan dan bulan mendatang.
“Zelenskyy memberi tahu Johnson tentang situasi di Mariupol, dan pemimpin Inggris “menghormati perlawanan Ukraina di kota itu,” kata pembantu Johnson dirilis dw.com.
Sementara itu para pejabat Rusia mengatakan pasukan Ukraina telah didorong keluar dari kota pelabuhan, Mariupol.
“Seluruh wilayah perkotaan Mariupol telah sepenuhnya dibersihkan … sisa-sisa kelompok Ukraina saat ini sepenuhnya diblokade di wilayah pabrik metalurgi Azovstal,” kata kementerian pertahanan Rusia.
Menurut juru bicara Kementerian Pertahanan Igor Konashev, sekitar 2.500 pejuang Ukraina mungkin masih dibarikade di pabrik baja.
“Satu-satunya kesempatan mereka untuk menyelamatkan diri yaitu dengan sukarela meletakkan senjata dan menyerah,” kata Konashev.
Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa membunuh pejuang yang tersisa di Mariupol akan menghentikan pembicaraan damai dengan Rusia.[]


















