Florida, Gontornews — Donald Trump, Rabu (16/11/2022), mengumumkan niatannya untuk ikut bersaing dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat pada tahun 2024 mendatang. Donald Trump tercatat pernah menjadi Presiden Amerika Serikat periode 2017-2021.
Dalam pidatonya yang berlangsung lebih dari satu jam, Trump berbicara di depan ratusan pendukungnya di sebuah ballroom.
“Kembalinya Amerika dimulai sekarang,” kata Trump sebagaimana di hadapan pendukungnya yang bersorak dan meneriaki namanya.
“Untuk membuat Amerika hebat lagi, malam ini saya mengumumkan pencalonan saya sebagai Presiden Amerika Serikat,” sambungnya sebagaimana dilansir Reuters.
Alih-alih membicarakan perannya di hadapan publik, Trump lebih memilih untuk mengkritik kepemimpinan Presiden Joe Biden. “Dua tahun lalu, kami adalah bangsa yang besar. Dalam waktu dekat, kami akan menjadi bangsa besar lagi,” tegasnya.
Trump, dalam pidatonya, memaparkan tema-tema kampanye gelap yang biasa ia lontarkan seperti mencela para migran serta menggambarkan kota-kota Amerika sebagai kotoran yang sarat akan tindak pidana kejahatan.
Ia juga mendorong hukuman mati bagi para pengedar narkoba serta mempekerjakan kembali anggota militer yang menolak untuk mendapatkan vaksin Covid-19.
Meski demikian, Trump diprediksi akan menghadapi jalan terjal sebelum Partai Republik, yang menaungi Trump, menunjuknya sebagai calon Presiden Amerika Serikat 2024. Rencananya, kontestasi calon presiden di negara bagian pertama akan terlaksana lebih dari satu tahun lagi.
Beberapa nama dari Partai Republik juga bertebaran selain Trump. Sebut saja, Gubernur Florida Ron DeSantis, Mike Pence, mantan wakilnya saat menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat ke-45. Selain keduanya ada nama-nama seperti Gubernur Virginia Glenn Youngkin, Gubernur Texas Greg Abbott, mantan Gubernur Carolina Selatan Nikki Haley hingga mantan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo. [Mohamad Deny Irawan]


















