Depok, Gontornews — Pusat Kajian Diplomasi Publik dan Budaya Lensa Diplomasi pada Kamis (15/12/2022) konsen menggelar Seminar Diplomacy Talk Seri 1 bertajuk Musang dalam Gastrodiplomacy dan Eco-Diplomacy Indonesia: Dari Kopi Hingga Kontes.
Musang atau luwak kiranya cukup familiar di telinga masyarakat Indonesia. Diperkirakan Indonesia merupakan rumah terbesar bagi beberapa jenis musang di wilayah Asia. Musang memiliki peranan yang cukup besar terhadap ekosistem lingkungan hayati Indonesia. Salah satunya dapat dilihat dari peran musang dalam penyebaran biji benih pohon aren.
Jasa baik musang lainnya juga dapat dilihat dari biji kopi yang dihasilkan oleh musang berjenis luwak. Kopi luwak tersebut memiliki cita rasa yang begitu khas dan menjadi primadona global. Tidak hanya terkait dengan jasa baiknya, tren musang sebagai hewan peliharaan di Indonesia berkembang dengan cukup pesat.
Pada acara sore itu, Lensa Diplomasi pun mencoba mengenalkan keberagaman musang Indonesia dan perannya terhadap ekosistem alam sebagai bagian dari biodiversitas Indonesia, memberikan pemahaman terkait nilai strategis musang baik dalam konteks gastrodiplomacy dan eco-diplomacy Indonesia, serta memberikan pemahaman terhadap penstudi ilmu sosial dan ilmu hubungan internasional terkait isu diplomasi publik yang bersifat inklusif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dikutip mediaindonesia.com, Ketua Perkumpulan Pemerhati Musang Indonesia (PEPMI) Evi Sabir menjelaskan bahwa hewan yang sering dianggap hama oleh masyarakat ini ternyata memiliki peran penting bagi ekosistem alam Indonesia.
Keberagaman jenis musang yang dimiliki negeri ini seharusnya dapat memperkenalkan keberagaman hayati Indonesia di kancah global. Filipina misalnya, sambung perempuan bernama lengkap Evi Sabir Gitawan itu, telah menjadikan musang sebagai ikon nasional dengan memasukan hewan tersebut ke dalam pecahan mata uangnya.
“Acara ini digelar sekitar pukul 15.30-18.00 WIB dan berlangsung di Depok Town Square Mall, Depok, Jawa Barat,” terang Umi Anisah, panitia acara kepada Gontornews.com.
Alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 2005 ini kemudian menambahkan bahwa acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pemateri pilihan yakni Evi Sabir Gitawan (Ketua PEPMI), Fajar Imam Zarkasyi (Ketua Umum Lensa Diplomasi), serta Bagus Ade Saputra (Pemerhati Budaya).
Ketiga narasumber tadi dipandu langsung oleh seorang moderator Irmawan Effendi selaku Ketua Bidang Penelitian dan Publikasi Lensa Diplomasi.
Acara juga turut dimeriahkan dengan penampilan seorang Story Teller Cilik cantik, Syabania Mazaya Karmenysof. [Edithya Miranti]




















