Barus, GOntornews — Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meminta pemerintah daerah untuk mengembangkan kawasan Barus sebagai kawasan wisata religi.
Barus menurutnya, memiliki potensi yang luar biasa di bidang wisata religi yang harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan Wapres Ma’ruf Amin saat menghadiri kegiatan Barus Bershalawat untuk Indonesia yang diselenggarahan Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI).
Menurut Wapres, situs-situs aulia yang ada di Barus jangan hanya dipandang sebagai artefak masa lalu.
“Situs-situs makam para aulia, memuat sejarah hidup para sesepuh pendahulu. Jangan hanya dipandang sebagai artefak,” ujar Wapres di Barus, Rabu (15/2).
Mantan Ketua MUI tersebut mengatakan keberadaan Barus semakin menjadi pusat perhatian setelah Presiden Jokowi meresmikan Titik Nol Peradaban Islam di Nusantara pada tahun 2017 lalu.
“Kedatangan saya ke Barus kali ini tak terpisahkan dari agenda kerja Bapak Presiden pada tahun 2017,” terang Wapres.
“Jika beliau (Presiden Jokowi) datang untuk meresmikan Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara, maka kehadiran saya dalam rangka mengisi dan menguatkan kembali tapa-tapak peradaban Islam di Barus,” sambungnya.
Barus, tambah Wapres menyimpan banyak situs peradaban Islam di masa lalu.
Hal itu menurutnya harus menjadi kekuatan yang bisa dikembangkan untuk menjadi daya tarik wisatawan ke Barus dan Tapanuli Tengah.
“Situs sejarah peradaban Islam haruslah menjadi kekuatan, sekaligus potensi besar yang bisa dikembangkan,” ujarnya. [Fath]


















