Batang, Gontornews — Sebanyak 84 santri kelas 6 KMI Pondok Modern Tazakka Batang, Jawa Tengah, mengikuti fathul kutub. Kegiatan bedah buku dan riset yang berlangsung selama dua pekan, 21 Oktober – 7 November 2024 ini menggunakan sekurang-kurangnya 24 ribu judul kitab klasik dan kontemporer.
Pimpinan Pondok Modern Tazakka, Dr KH Anang Rikza Masyhadi, menjelaskan bahwa agenda fathul kutub merupakan kegiatan wajib bagi santri kelas 6 KMI Tazakka. Kegiatan ini mendorong para santri untuk menyusun jawaban dalam kerangka sistematis serta mengembangkan keterampilan bahasa Arab, baik membaca, menulis dan berbicara.
“Fathul Kutub adalah kegiatan wajib bagi setiap santri kelas 6 KMI Tazakka yang berlangsung selama 2 pekan,” kata Kiai Anang sebagaimana dilansir laman tazakka.or.id.
Sebagai informasi, para peserta fathul kutub mendapatkan fasilitas kurang lebih dari 24 ribu literatur klasik dan kontemporer. Puluhan ribu buku rujukan tersebut terbagi menjadi 4000 buku versi cetak dan 20000 buku berbentuk digital, yang tersaji di maktabah syamilah, maktabah jami’ah hingga e-book.
Sebelum pelaksanaan, para santri mengikuti beberapa seminar, workhsop bahtsul masail dan penulisannya serta pelatihan metodologi selama satu pekan. Beberapa materi seminar yang diberikan kepada santri yaitu ilmu-ilmu Al-Qur’an dan tafsir, ilmu hadits dan metode takhrij hadits, usul fiqh dan fiqh, hingga ilmu akidah dan pelatihan dasar metodologi riset.
Panitia penyelenggara fathul kutub Tazakka, Ustadz Farid Subchan, mengatakan panitia menyiapkan ‘soal berat’ bagi para peserta. Menurutnya, soal berat yang diberikan merupakan bagian dari ujian bagi para santri.
“Itu salah satu ujian bagi para peserta. Mereka diuji bahasanya, wawasannya dan kemampuan baca kitabnya. Termasuk kemampuan menulis dan kemampuan penyampaian materi dalam diskusi,” ucapnya.
Sementara itu, Pimpinan Perpustakaan Dar El-Hikmah Library PM Tazakka, Ustadz Ibrahim Hanif Lafy Naim memastikan 95 persen buku yang digunakan berbahasa Arab, dan sisanya berbahasa Inggris. Ia menambahkan, sebagian besar buku-buku di Dar El-Hikmah Library merupakan wakaf dari sejumlah penerbit termasuk percetakan Darussalam Press Kairo dengan 1300 judul buku.
Ada pula wakaf buku dari para santri, Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia, hingga masyayikh asal Damaskus-Suriah, Lebanon dan Mesir yang berkunjung ke PM Tazakka. [Mohamad Deny Irawan]






















