pesanan-baju-kaos
35 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 20 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Dilema “Fahimtum” dan “Fahimna”: Guru yang Lalai dan Murid yang Terzalimi

Oleh Dr Azmi Zarkasyi Lc MA, Dosen Fakultas Tarbiyah Universitas Darussalam Gontor

Mohamad Deny Irawan by Mohamad Deny Irawan
24 May 2026
in Kolom
0
Dilema “Fahimtum” dan “Fahimna”: Guru yang Lalai dan Murid yang Terzalimi

Mungkin di antara kita pernah, atau bahkan sering, mendengar seorang guru bertanya kepada muridnya untuk mengevaluasi tingkat pemahaman terhadap materi yang baru saja diajarkan. Dalam konteks pesantren, pertanyaan itu biasanya berbunyi: “Hal Fahimtum?” (Apakah kalian paham?) dan para santri akan menjawab serentak: “Fahimnā” (Kami paham).

Sekilas, metode asesmen ini tampak mudah, ringkas, dan efisien bagi guru. Bagi murid pun terasa praktis; cukup menjawab bersama-sama, maka siklus pembelajaran dianggap selesai dan guru tinggal melanjutkan ke materi berikutnya.

Namun, di balik kemudahan itu, terdapat potensi kerusakan edukasi yang nyata. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Mari kita renungi petuah Imam Ibnu Jama’ah rahimahullah (wafat 734 H) dalam kitabnya Tadzkīratu al-sāmi’ wa al-mutakallim fī adabi al-‘Ālim wa al-muta’allim berikut:

لَا يَنْبَغِي لِلشَّيْخِ أَنْ يَقُولَ لِلطَّالِبِ ‌هَلْ ‌فَهِمْتَ إِلَّا إِذَا أَمِنَ مِنْ قَوْلِهِ نَعَمْ قَبْلَ أَنْ يَفْهَمَ، فَإِنْ لَمْ يَأْمَنْ مِنْ كَذِبِهِ لِحَيَاءٍ أَوْ غَيْرِهِ فَلَا يَسْأَلْهُ عَنْ فَهْمِهِ لِأَنَّهُ رُبَّمَا وَقَعَ فِي الْكَذِبِ بِقَوْلِهِ نَعَمْ

BACA JUGA

Internalisasi Nilai Asmaul Husna dalam Menumbuhkan Sikap Empati dan Kepedulian Sosial Siswa

Strategi Menanamkan Akidah Islam Melalui Pembiasaan Ibadah pada Anak Tingkat SD/MI

Menjaga Iman Anak di Tengah Gempuran Gawai

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

Artinya: “Tidak selayaknya bagi seorang Guru (Syaikh) bertanya kepada muridnya: ‘Apakah engkau sudah paham?’, kecuali jika sang guru merasa aman (yakin) bahwa si murid tidak akan menjawab ‘Ya’ sebelum ia benar-benar paham. Namun, jika guru tidak merasa aman bahwa si murid mungkin berbohong (mengatakan ‘Ya’ padahal belum paham) karena rasa malu atau alasan lainnya, maka janganlah ia bertanya tentang kepahamannya, karena hal itu dikhawatirkan akan menjerumuskan si murid ke dalam kebohongan dengan menjawab ‘Ya’.”

Dari perspektif Imam Ibnu Jama’ah rahimahullah, seorang guru seharusnya memberikan perhatian ekstra terhadap kedalaman pemahaman murid. Penerapan metode tanya jawab yang substantif, bukan sekadar formalitas, menjadi solusi efektif untuk mengevaluasi hasil belajar. Apabila murid mampu menjawab pertanyaan dengan benar, guru dapat memberikan apresiasi berupa pujian. Sebaliknya, jika murid terlihat belum menguasai materi, guru harus dengan lembut dan lapang dada mengulang penjelasannya.



Metode tanya jawab aktif ini sangat efektif untuk menjembatani perbedaan karakteristik murid. Sebab, sering kali ada murid yang merasa malu untuk mengakui ketidakpahamannya di depan umum, atau merasa sungkan karena takut membuang waktu teman-temannya hanya demi dirinya sendiri.

Lebih jauh Ibnu Jama’ah berpendapat, seorang guru tidak boleh mencukupkan asesmen dengan hanya dengan bertanya “Apakah kalian paham?” kecuali jika ia sangat yakin akan kejujuran muridnya. Akan tetapi, jika tidak, hal ini akan berimplikasi negatif bagi kedua belah pihak.

Bagi guru, kurangnya komitmen untuk mencari metode evaluasi selain “Hal Fahimtum?”, padahal ia sadar akan adanya potensi ketidakjujuran murid, berarti guru tersebut tanpa disadari sedang membiasakan, atau bahkan membiarkan muridnya berbohong. Jawaban “Fahimnā” (Kami paham) bagi murid, sering kali hanyalah tameng agar pelajaran cepat berakhir, meski realitanya mereka masih dalam kebingungan.

Menjadi pendidik di era sekarang memang penuh tantangan; guru dituntut untuk lebih kreatif dan eksploratif dalam upaya untuk menyentuh seluruh aspek kompetensi dan melampaui batasan karakteristik murid yang beragam.

Sementara bagi murid, keragaman tingkat kompetensi dan mentalitas membuat sebagian dari mereka terbiasa, atau bahkan terpaksa, menyatakan sesuatu yang mungkin tidak sesuai dengan kenyataan. Kata-kata “Fahimtu” (saya paham) atau “Fahimnā” (kami paham) seolah telah berubah menjadi sekadar mantra agar sesi belajar segera usai. Sementara itu, soal paham atau tidak itu urusan belakangan.

Pola semacam ini hanya akan melahirkan generasi yang mudah berbohong karena terbiasa oleh keadaan. Mungkin, guru tersebut tidak berniat menjerumuskan muridnya. Namun, implikasi negatif dari kesalahan memilih metode asesmen ini sering kali diabaikan. Di sinilah letak kezaliman seorang guru, yang akibat malas mengeksplorasi metode evaluasi yang efektif dan efisien, berdampak pada terzaliminya seorang murid secara tidak sadar dalam proses intelektual mereka.

Pada era digital saat ini, perkembangan teknologi dan informasi sangat membantu guru dalam mengevaluasi tingkat pemahaman murid. Terlebih lagi, perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang begitu masif semakin menambah kemudahan dalam proses pembelajaran.

Pemanfaatan AI dalam proses asesmen bahkan bisa mengisi celah potensi ‘kezaliman’ guru kepada murid. Mulai dari proses pembuatan bahan ajar, metodologi asesmen, penggunaan media interaktif, hingga permainan edukatif yang menyenangkan; semua itu kini bisa dilakukan dalam waktu yang relatif singkat namun tetap akurat dan efektif.

Hal utama yang diperlukan oleh guru hanyalah kemauan untuk terus belajar dan menguasainya, agar tidak menjadi pendidik yang tertinggal oleh perkembangan teknologi dan metodologi pendidikan, atau justru ditinggalkan oleh murid yang sudah jauh lebih canggih. Semoga kita tidak termasuk ke dalam golongan guru yang zalim. []

Tags: Adab terhadap guruAsesmen belajarFahimna-Fahimtum
Share38Tweet24Send
Previous Post

Bersyukur atas Pembebasan WNI dan Aktivis Lain dari Penculikan Israel, HNW Apresiasi Kemlu RI dan Dorong Dunia Internasional Jatuhkan Sanksi kepada Israel

Next Post

elTAHFIDH Indonesia Siap Wisuda 170 Hafidz-Hafidzah 30 Juz

Mohamad Deny Irawan

Mohamad Deny Irawan

Reporter Media Online Gontornews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

19 October 2026
Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

19 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Darul Falah Sukorejo Bedah Buku Karya Habiburrahman El Shirazy

Darul Falah Sukorejo Bedah Buku Karya Habiburrahman El Shirazy

0
Otak Orang Dewasa Tersinkron dengan Bayi Saat Bermain Bersama   

Al-Qur’an dan Gaya Pengasuhan Anak Usia Dini

0
Cuaca Ekstrem Akibat Banjir Bandang  Lumpuhkan Wilayah Turki

Cuaca Ekstrem Akibat Banjir Bandang Lumpuhkan Wilayah Turki

0
Segudang Manfaat Kesehatan Tanaman Akar Kucing

Segudang Manfaat Kesehatan Tanaman Akar Kucing

0
Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

0
Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

20 October 2026
Segudang Manfaat Kesehatan Tanaman Akar Kucing

Segudang Manfaat Kesehatan Tanaman Akar Kucing

20 October 2026
Otak Orang Dewasa Tersinkron dengan Bayi Saat Bermain Bersama   

Al-Qur’an dan Gaya Pengasuhan Anak Usia Dini

20 October 2026
Darul Falah Sukorejo Bedah Buku Karya Habiburrahman El Shirazy

Darul Falah Sukorejo Bedah Buku Karya Habiburrahman El Shirazy

20 October 2026
Kunci Penting Membangun Cinta Agama pada Anak Tanpa Merusak Fitrah

Kunci Penting Membangun Cinta Agama pada Anak Tanpa Merusak Fitrah

20 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result