Jakarta, Gontornews –- Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyebut bahwa Pemerintah Provinsi DKI siap memanfaatkan pulau reklamasi khususnya di Pulau C dan D. Baginya, nilai investasi pulau reklamasi sudah sangat besar.
“Investasi sudah sangat besar di situ, maka pulau yang terbangun tidak boleh ditelantarkan,” ungkap Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/7).
Rencananya, pemprov DKI akan membangun fasilitas sosial dan fasilitas umum di pulau reklamasi tersebut. Djarot melanjutkan jatah fasum dan fasos yang dikelola pemprov DKI 5% dari keseluruhan lahan 588 hektar (luas Pulau C adalah 276 Hektar dan luas Pulau D adalah 312 hektar) tersebut.
“Pertama kami ambil lima persen dulu, kemudian ini akan kami bangun dermaga sama kampung nelayan, sisanya untuk taman, embung, kami yang kendalikan. Kalau enggak dimanfaatkan sayang, sudah jadi lho itu,” jelas Djarot.
Lebih lanjut, Pemprov DKI tengah berkonsultasi ke Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman perihal moratorium reklamasi Teluk Jakarta.
“Kami minta pada pemerintah pusat karena yang punya hak itu pemerintah pusat untuk segera mengkali kembali moratorium itu,” kata mantan Wali Kota Blitar tersebut.
Saat ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah menerbitkan sertifikat hak pengelolaan lahan (HPL) Pulau C dan Pulau D atas nama Pemprov DKI Jakarta. Sedangkan pengembang akan diberikan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB).
“Masih belum tau ya, yang tahu HPL atas nama kami, tapi HGB masih belum saya terima,” pungkas Djarot. [Mohamad Deny Irawan]



















