Bekasi, Gontornews — Selama sebulan mendatang, Pesantren Nuu Waar, Bekasi, Jawa Barat, menggelar Mukhayyam Alquran 10 Juz. Kegiatan yang sudah ketiga kalinya digelar ini merupakan program menghafal Alquran sebulan penuh dengan target minimal santri dapat menghafal 10 juz Alquran. Secara resmi kegiatan ini dibuka oleh anggota Dewan Pengawas Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM BRI) H Wasi Kirana.
Mudir Pesantren Nuu Waar Ustaz M. Zaaf Fadlan Rabbani Garamatan mengatakan, secara resmi kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 700 santrinya ini berlangsung pada 9 November hingga 9 Desember mendatang.
“Selama mukhayyam semua santri laki-laki tinggal di tenda. Asrama akan dibersihkan dan dirapikan. Nanti peserta yang hafalannya paling banyak akan dapat asrama yang paling bagus,” ungkap Ustaz Fadlan dalam pembukaan Mukhayyam Alquran di Pesantren Nuu Waar, Kampung Bunut, Desa Taman Sari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (09/11/2017).
Fadlan menjelaskan, pada Mukhayyam kali ini target hafalan minimal santri dinaikkan dari dua kali penyelenggaraan sebelumnya. Pasalnya, saat Mukhayyam pertama ditargetkan hafal lima juz ternyata ada yang melebihi hingga tujuh juz. Kemudian, pada Mukhayyam kedua ditargetnya tujuh juz ternyata ada yang hafal hingga 12 juz.
“Dengan target 10 juz mudah-mudahan ada yang hafal hingga 20 juz,” kata Fadlan.
Menurut Fadlan, Mukhayyam Alquran merupakan program unggulan pesantren yang diasuhnya itu, selain para santri belajar ilmu-ilmu umum dan agama. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setahun tiga kali.
Fadlan berharap, melalui kegiatan ini, Pesantren Nuu Waar yang merupakan Ma’had Tahfiz Al Qur’an dan Hadits dapat merealisasikan target-target yang telah ditetapkan.
“Target 2025, 3500 anak-anak santri Irian sudah menghafal Alquran. 2026 anak-anak Irian jadi imam di masjid-masjid besar di Indonesia. Tahun 2027 anak-anak Irian mampu jadi imam di masjid-masjid Asia Tenggara dan Timur Tengah,” jelasnya.
Sebelumnya, Anggota Dewan Pengawas YBM BRI H Wasi Kirana, saat membuka Mukhayyam Alquran 10 Juz mengatakan pihaknya selalu siap untuk membantu aktivitas Yayasan Al Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) yang salah satu kegiatannya membawahi Pesantren Nuu Waar. “Kami dari YBM BRI insyaallah (siap membantu) pesantren ini,” kata Wasi.
Kepada sekitar 700 santri dan santriwati Pesantren Nuu Waar, Wasi berharap agar mereka terus semangat belajar dan jangan sampai putus asa.
“Semua ilmu supaya dipelajari dengan semangat. Dengan modal belajar insyaallah ke depan adik-adik semuanya akan bisa mencapai apa yang dicita-citakan,” kata dia. [fathur]

















