Abu Dhabi, Gontornews — Hari pertama Idul Fitri diperkirakan akan jatuh pada hari Jumat, 15 Juni, di sebagian besar negara Islam termasuk Arab Saudi, Aljazair, Libya, Mesir, Kuwait dan Qatar. Demikian menurut International Astronomical Center (IAC).
Pengumuman resmi tergantung pada penampakan bulan, jika bulan baru dapat dilihat pada 14 Juni, maka bulan suci Ramadhan akan berakhir pada hari Kamis dan Jumat akan menjadi hari pertama Idul Fitri.
IAC mengharapkan bulan sabit dapat terlihat di semua negara Islam dengan mata telanjang atau melalui teleskop pada malam 14 Juni.
Pengumuman resmi Idul Fitri biasanya dilakukan dalam waktu dua jam setelah matahari terbenam karena bulan baru terbit dan terbenam bersama matahari (atau dalam waktu satu jam).
Menurut IAC, tahun ini, bulan sabit diperkirakan akan meningkat 49 menit setelah matahari terbenam di Rabat, 46 menit setelah matahari terbenam di Mogadishu, Khartoum, Tripoli dan Aljazair, 45 menit di Djibouti dan Tunisia, 44 menit di Sana’a, 43 menit di Kairo , 42 menit di Riyadh, Amman dan Yerusalem, 41 menit di Beirut, Doha, Damaskus, Manama dan Abu Dhabi, dan 40 menit di Baghdad, Kuwait dan Muscat. [Rusdiono Mukri]




















