Vatikan, Gontornews — Uskup Agung Carlo Maria Vigano (77) meminta Paus Fransiskus (Francis) untuk mengundurkan diri.
Pejabat senior Vatikan itu mengatakan, Paus Francis telah gagal bertindak cepat atas tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan oleh mantan Kardinal Theodore McCarrick.
Dalam pernyataan 11 halaman, Vigano mengatakan, sanksi yang dijatuhkan pada McCarrick oleh Paus Benediktus XVI atas pelanggaran seksual dicabut oleh Fransiskus, meskipun ada laporan tentang perilaku tak bermoral para seminaris dan pendeta.
Vigano mengatakan, dia memberi tahu Francis secara pribadi pada tahun 2013 tentang sanksi dan bagaimana perilaku McCarrick, mantan uskup agung Washington DC itu. Namun, Paus Francis terus memberinya kepercayaan dan bahkan menjadikannya “penasihatnya yang dipercaya”.
“Dalam momen yang sangat dramatis untuk gereja di seluruh dunia, dia harus mengakui kesalahannya. Paus Francis harus menjadi orang pertama yang memberikan contoh yang baik bagi para kardinal dan uskup yang menutupi pelanggaran McCarrick, dan mengundurkan diri bersama dengan mereka semua,”kata Vigano seperti dikutip Aljazeera.
Namun Vatikan tidak segera berkomentar tentang pernyataan Vigano itu.
Seperti diberitakan Gontornews.com sebelumnya, Paus Francis merasa malu karena ada kasus pelecehan seksual di gereja yang dilakukan oleh pendeta. Pernyataan itu disampaikan Paus Fransiskus kepada puluhan ribu orang yang berkumpul di Dublin, ibukota Irlandia, Ahad (26/8). [Rusdiono Mukri]




















