Kabul, Gontornews — Pemimpin ISIL atau ISIS di Afghanistan, Abu Saad Erhabi, tewas dalam serangan udara di Provinsi Nangarhar, Afghanistan.
Abu Saad Erhabi dan 10 anggota kelompok negara Islam Irak dan Levant (ISIL) atau ISIS tewas dalam operasi gabungan pasukan koalisi pada Sabtu (25/8) malam. Demikian dikatakan Direktorat Keamanan Nasional Afghanistan, Ahad (26/8).
“Emir Daesh di Afghanistan – bersama dengan 10 orang lainnya – tewas,” katanya. Daesh adalah akronim ISIS dalam bahasa Arab.
Serangan udara di sebuah desa di distrik Khugyani, dekat perbatasan dengan Pakistan, juga menghancurkan sejumlah besar senjata, bahan peledak, dan amunisi, kata direktorat itu.
Juru bicara gubernur Provinsi Nangarhar, Attaullah Khogyani, membenarkan kematian Erhabi.
Pasukan AS di Afghanistan mengatakan, mereka melakukan serangan udara di lokasi yang digambarkan oleh para pejabat Afghanistan, yang menargetkan seorang pemimpin senior ISIS.
Erhabi adalah pemimpin ISIL keempat yang tewas di Afghanistan sejak kelompok itu muncul di sana pada awal tahun 2015. Erhabi menggantikan Abu Sayed yang tewas dalam serangan drone AS pada awal Juli.
Jumlah anggota kelompok ISIS relatif kecil namun kuat di Afghanistan, terutama di Nangarhar, tempat kelahiran kelompok ISIS cabang Afghanistan.
Beberapa jam sebelum serangan udara Sabtu, kelompok itu mengklaim melakukan serangan bunuh diri yang menargetkan aksi protes di luar kantor komisi pemilu di kota Jalalabad. Dua orang tewas. [Rusdiono Mukri]


















