New York, Gontornews – Sebuah penelitian menunjukkan bahwa waktu tidur anak dipengaruhi oleh tingkat fleksibitas waktu pekerjaan seorang ibu. Jika seorang ibu tidak memiliki waktu yang fleksibel, maka anak akan memiliki waktu tidur yang tidak cukup. Pun begitu sebaliknya, jika sang ibu memiliki waktu pekerjaan yang fleksibel, maka anak akan memiliki waktu tidur yang cukup.
Seorang guru besar Biobehavioural di Penn State, Orfeu Buxton menjelaskan bahwa jadwal pekerjaan anak sangat dipengaruhi jam kerja sang ibu.
“Kami telah melihat hubungan antara jadwal kerja yang tidak fleksibel dan pola tidur anak-anak tapi kami benar-benar tidak tahu mengapa hal itu bisa terjadi,” kata Buxton sebagaimana dilansir Science Daily.
“Hasil penelitian in menunjukkan bahwa bisa jadi ketidakrutinan anak untuk tidur disebabkan sang ibu bekerja tanpa waktu yang fleksibel. Kami tahu, rutinitas positif sangat penting untuk pertumbuhan anak agar semakin positif. Bisa jadi, rutinitas tidur mereka akan terganggu,” tambah Buxton.
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Child and Family Studies itu juga dapat menjadi bahan bagi para pemangku kebijakan di lingkungan pekerjaan untuk memberikan keleluasaan pada karyawan untuk menjaga kesehatan dan mendidik anak-anak mereka.
“Jika tempat kerja dapat memberikan fleksibitas karyawan dan mengontrol kapan dan di mana mereka bekerja, itu akan sangat membantu,” kata asisten profesor di University of South Florida yang juga salah satu penulis dalam penelitian ini, Soomi Lee.
“Mereka (para pemilik perusahaan) dapat menawarkan beragam pilihan pekerjaan yang fleksibel untuk karyawan terutama untuk ibu yang bekerja,” tambah Lee.
Buxton mengakui bahwa penelitian ini bertujan untuk memberikan kesempatan bagi para orangtua untuk memantau rutinitas tidur yang baik dan sesuai pada anak. “Jika orangtua berada bersama anak-anak secara tepat waktu, maka itu akan sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka dalam jangka panjang,” jelas Buxton.
“Anak-anak dapat menjadi senang untuk pergi tidur. Mungin anda bisa memulainya dengan mandi bersama, menyikat gigi, membaca buku dalam suasana tenang demi keluarga,” papar Buxton. [Mohamad Deny Irawan]





















