Washington, Gontornews — Direktur Eksekutif Boeing, Dave Calhoun, mengatakan bahwa produksi pesawat Boeing seri 737 MAX akan dilanjutkan sebelum pertengahan tahun 2020. Sebelumnya, produksi pesawat Boeing 737 MAX dihentikan menyusul terjadinya 2 kecelakaan pesawat di Indonesia dan Ethiopia yang merenggut ratusan korban jiwa.
Boeing, sebut Calhoun, memastikan jika perusahaan tidak mempertimbangkan untuk menghapus seri 737 MAX dari daftar produksi Boeing.
“Saya terlibat di semua hal di dalamnya,” ungkap Calhoun sebagaimana dilansir Reuters.
Calhoun pun menyebut Boeing tidak akan melakukan kampanye pemasaran kembali untuk mendapatkan kembali pelanggan Boeing 737 MAX.
Meski demikian, belum jelas kapan tanggal produksi Boeing 737 MAX akan kembali diproduksi.
“(Produksi Boeing 737 MAX) akan kembadli dihidupkan di bulan-bulan sebelum bulan Juni karena kita harus memulai kembali jalur tersebut.”
“(Kami akan melakukan produksi secara) perlahan-lahan dan menaikkan tingkat produksi kami beberapa bulan sebelum tanggal di pertengahan tahun,” imbuh Calhoun yang berjanji akan membuat sejumlah perubahan Boeing 737 MAX agar produksi lebih efisien.
Terakhir, Calhoun menyebut bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan otoritas penerbangan Amerika Serikat, Federal Aviaton Administration (FAA), untuk memperoleh sertifikasi layak terbang.
“Beberapa hal yang perlu dipenuhi untuk standar FAA. Kami pun bersiap untuk bekerja ekstra untuk dapat meraihya. Mereka tidak akan menjadi hal-hal darurat. Mereka juga tidak akan melakukan hal-hal yang menyebabkan pesawat jatuh,” pungkas Calhoun. [Mohamad Deny Irawan]


















