Jakarta, Gontornews–Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof Din Syamsuddin mengaku bahwa ada oknum yang meminta bantuan dana dengan mengatasnamakan dirinya.
“Benar. Ada upaya seseorang yang mengatasnamakan diri saya (Din Syamsuddin) melalui Nomor HP +62 821-4380-9645 (dengan foto saya) yang meminta bantuan transfer dana ke BNI Norek .080355027 an Rudiansya. Jelas itu adalah penipuan,” katanya.
Lanjut Din mengatakan, ternyata data nomor-nomor yang dihubungi si penipu dicuri dari phone book dengan menjebol email miliknya. Hal ini terbukti bahwa di deskripsi email Din ada dua peralatan terkoneksi (connected devices) asing, yang rupanya ditanam oleh hacker (peretas).
“Alhamdulillah, dengan bantuan ahli IT, email saya sudah dibersihkan. Bersamaan dengan itu setelah melapor ke Telkomsel, no hp si penipu sudah diblokir, juga no rekening yang dipakai si penipu ternyata rekening tujuan yang tidak dikenal,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Gontornews Sabtu (6/4).
Atas peristiwa ini Mantan Ketum PP Muhammadiyah itu mengimbau agar masyarakat waspada terhadap modus penipuan seperti itu. Tentang kemungkinan hacking email untuk tujuan lain seperti politik, dirinya tidak ingin berspekulasi.
“Memang sudah menjadi risiko perjuangan jika banyak halangan dan rintangan. Namun, selama kita berniat untuk kebenaran maka tidak perlu takut,” pungkasnya. [Muhammad Khaerul Muttaqien]





















