pesanan-baju-kaos
29 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 23 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Ketika Seorang Suhu KPK Turun Gunung

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
7 years ago
in Kolom
0
Ketika Seorang Suhu KPK Turun Gunung

Viral di medsos cerita tentang seorang mahasiswi miskin di Perancis yang ditolak oleh semua perusahaan ketika ia cari kerja. Mahasiswi ini smart, bahkan terlalu cerdas. Ia lulus dengan predikat cumlaude. Kenapa ditolak? Kenapa semua perusahaan tak menerimanya? Karena satu alasan: integritas.

Mahasiswi itu punya kebiasaan buruk ketika naik MRT. Gak mau bayar. Caranya? Ia otak atik kartu MRT, dan ia berhasil naik MRT tanpa bayar. Ia lakukan itu berulangkali. Bahkan ratusan kali. Ia merasa aman dan nyaman. Ia berpikir, sebagai mahasiswi miskin ia berhak menikmati MRT secara gratis. Dengan otaknya yang sedikit cerdas ia merasa bangga bisa melakukan itu. Mungkin ia pikir ini adalah anugerah.

Tidakkah ini persoalan kecil? Remeh temeh? Tidak! Ini soal integritas! Ini soal moral! Ini soal kepercayaan! Jika menyangkut integritas, moral dan kepercayaan, ini besar pengaruhnya terhadap masyarakat, perusahaan, negara, atau apa saja yang mahasiswi itu ada di dalamnya. Ini adalah virus berbahaya yang hampir pasti akan menular, menebar kebusukan dan merusak segalanya. Termasuk merusak tatanan, norma dan etika.

Lalu, apa hubungannya dengan Abdullah Hehamahua? Beliau teringat mahasiswi itu ketika melihat carut marut moral politik di negeri ini sekarang. Dalam salah satu tulisannya beliau sempat bertanya: ‘Apakah DNA mahasiswi itu sama dengan yang dipunyai Menkes, Brimob dan presiden yang merasa bangga dapat menipu sistem yang ada demi mencapai ambisi pribadi? Lalu, kita harus terima presiden hasil kecurangan yang kedua kalinya?”

BACA JUGA

Strategi Guru Menumbuhkan Kualitas Iman Siswa

Menjadi Alumni Gontor Menjadi Santri Sepanjang Hayat

Internalisasi Nilai Asmaul Husna dalam Menumbuhkan Sikap Empati dan Kepedulian Sosial Siswa

Strategi Menanamkan Akidah Islam Melalui Pembiasaan Ibadah pada Anak Tingkat SD/MI

Menjaga Iman Anak di Tengah Gempuran Gawai

Kok kedua kali? Beliau meyakini bahwa 2014 telah terjadi kecurangan pemilu. Tentu, kalau seorang rektor dan ahli hukum seperti beliau yang bilang, pasti ada dasar dan datanya. Seorang mantan penasihat KPK dua setengan periode ini tak mungkin asal bicara. Apalagi, beliau dikenal masyarakat sebagai sosok yang jujur dan berintegritas tinggi.

2014 sudah dilupakan. Kenapa diulang di 2019? Apakah kecurangan kedua kali ini harus dilupakan juga? Tidak! Itulah kira-kira salah satu alasan mengapa cucu pahlawan Patimura ini harus turun gunung dan memimpin massa mengawal sidang di MK.



“He Abdullah Hehamahua, kamu salah seorang cucu Patimura, masihkah kamu berintegritas?” Sebuah bentuk instrospeksi Abdullah Hehamahua di dalam salah satu tulisannya.

Mungkin beliau tak ingin dianggap pengecut. Diam dan membiarkan negeri ini semakin tidak beres. Sementara beliau masih hidup. Diam terhadap kezaliman itu bukti tidak adanya integritas bagi anak bangsa. Mungkin itu yang diyakini beliau sebagai sesuatu yang prinsip.

Mantan penasihat KPK ini menegaskan bahwa demo di MK ini tak ada hubungannya dengan paslon. Beliau mengaku tak punya hubungan sama sekali dengan Prabowo-Sandi atau Jokowi-Ma’ruf. Ini murni soal integritas. Bahwa bangsa ini sudah tak punya komitmen hukum dan moral. Bangsa ini dikelola dengan penuh kecurangan. Kalau ini terus dibiarkan, atau merelakan pemimpin lahir dari hasil kecurangan, negara ini akan berjalan menuju kehancuran. Karena itu, harus diluruskan.

Beliau memilih tidak diam. Turun gunung, lalu pimpin massa untuk meneriakkan suara kebenaran itu. Tujuannya? Selamatkan bangsa ini dari tangan-tangan yang penuh dengan nafsu kekuasaan. Tidakkah ini yang diwariskan oleh para pahlawan dan pendiri negeri ini?

Beliau menulis: “Bahkan saya menghayal bagaimana nikmatnya Hasan Albana, Sayid Kutub, dan pahlawan dari kampung saya sendiri, Ahmad Lusi (Patimura) meninggal di tiang gantungan karena keteguhan melawan penguasa yang curang dan zalim.”

Di paragraf terakhir beliau menutup tulisannya dengan kalimat: “Ya Allah aku rindu menjumpaiMu sebagai seorang syuhada. Amiiin Yaa Robbal Aalamiin!”

Yang bisa dipetik dari tulisan Abdullah Hehamahua ini adalah spirit kebangsaan. Spirit nasionalisme dan semangat merah putih yang harus terus hidup di dalam jiwa rakyat Indonesia. Itulah jiwa para pahlawan yang diwariskan kepada anak cucu bangsa ini.

Jika seorang yang dikenal sebagai suhu KPK yang sudah berusia 70-an tahun ini masih punya semangat mendedikasikan diri untuk menyelamatkan bangsa dan negara, lalu turun gunung memimpin massa yang menyuarakan pentingnya moralitas berpolitik dan bernegara, bagaimana dengan anak-anak muda seperti Anda? Terutama para mahasiswa yang beliau sangat prihatinkan keadaannya.

Tags: KPKMahasiswaTurun Gunung
Share26Tweet12Send
Previous Post

Yuk Tamasya Santai Melihat Korupsi BLBI

Next Post

Mengharapkan Mukjizat di Mahkamah Konstitusi

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

19 October 2026
Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

19 October 2026
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

21 October 2026
Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

22 October 2026
IQT UNIDA Gontor Kunjungi Kampoeng Qur’an Wijaya Kusuma Malang

IQT UNIDA Gontor Kunjungi Kampoeng Qur’an Wijaya Kusuma Malang

0
HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

0
Pemuda, Masjid, dan Masa Depan Peradaban Islam

Pemuda, Masjid, dan Masa Depan Peradaban Islam

0
Peringati Hari Santri, HNW Minta RUU Sisdiknas Tetap Posisikan UU Pesantren sebagai Lex Specialis

Peringati Hari Santri, HNW Minta RUU Sisdiknas Tetap Posisikan UU Pesantren sebagai Lex Specialis

0
ilutsrasi sunan kalijaga

Sunan Kalijaga: Menyebarkan Islam Melalui Seni dan Budaya

0
IQT UNIDA Gontor Kunjungi Kampoeng Qur’an Wijaya Kusuma Malang

IQT UNIDA Gontor Kunjungi Kampoeng Qur’an Wijaya Kusuma Malang

23 October 2026
Peringati Hari Santri, HNW Minta RUU Sisdiknas Tetap Posisikan UU Pesantren sebagai Lex Specialis

Peringati Hari Santri, HNW Minta RUU Sisdiknas Tetap Posisikan UU Pesantren sebagai Lex Specialis

22 October 2026
ilutsrasi sunan kalijaga

Sunan Kalijaga: Menyebarkan Islam Melalui Seni dan Budaya

22 October 2026
Pemuda, Masjid, dan Masa Depan Peradaban Islam

Pemuda, Masjid, dan Masa Depan Peradaban Islam

22 October 2026
Perjuangan Warga Dirikan Sekolah Gratis di Yaman

Strategi Guru Menumbuhkan Kualitas Iman Siswa

22 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.

Ukuran : S, M, L, XL

Link Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .

Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini. 
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan Mini

Link pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mg

atau bisa lihat di link Bio.

#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalah

Jangan sampai kehabisan.

Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-baju

kontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result