pesanan-baju-kaos
36 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 22 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Tantangan Pers Indonesia Sekarang

Oleh Dr Hernani Syah MA

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
10 February 2022
in Kolom
0
Puisi Rakitan

BACA JUGA

Internalisasi Nilai Asmaul Husna dalam Menumbuhkan Sikap Empati dan Kepedulian Sosial Siswa

Strategi Menanamkan Akidah Islam Melalui Pembiasaan Ibadah pada Anak Tingkat SD/MI

Menjaga Iman Anak di Tengah Gempuran Gawai

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

Dua puluh satu tahun Reformasi, pers Indonesia mengalami kebebasan yang boleh disetarakan dengan kebebasan pers di negara-negara barat, dalam hal ini Amerika Serikat dan Inggris. Dalam perkembangannya, pers kemudian kembali menjadi alat atau corong penguasa. Setidaknya, kita pernah mengalami masa-masa kejayaan dan independensi pers Indonesia.
Memang siklus eksistensi pers, menurut sejarahnya adalah: pers bawah tanah (revolusioner) – pers partisan – pers pembangunan – pers independen – pers partisan – pers penguasa – kembali pada pers bawah tanah. Di Indonesia, kronika seperti di atas dapat dijabarkan dalam kronologi waktu: pra kemerdekaan – awal kemerdekaan – masa pembangunan (Orba) – Reformasi – media partai-partai politik – media yang dikontrol/dipengaruhi penguasa (era pemerintahan saat ini) – portal berita dan akun-akun media sosial (sebagai pers gerilya/bawah tanah).
Saya dapat mengatakan bahwa media saat ini berada dalam kontrol dan pengaruh penguasa karena mendengar dari dua pihak: pihak internal redaksi dan pihak aparat (dalam hal ini Polri). Dalam kesempatan yang berbeda, keduanya memiliki cerita yang sama, yaitu bahwa aparat atau pejabat kerap berkunjung ke ruang-ruang redaksi, mengimbau mana yang bisa disiarkan mana yang tidak. Kalau di era Reformasi, ‘larangannya” adalah menyiarkan Amien Rais, di era Jokowi, larangannya adalah ‘HRS dan FPI’. Jangan ada sedikitpun berita tentang mereka.
Tentu itu hanya satu-dua contoh. Banyak hal lain mengenai mana yang harus disiarkan (misanya: omnicron makin ganas menjelang Ramadhan) mana yang tak perlu disiarkan (berbagai persoalan perihal kepindahan ibukota negara). Di sinilah kita dapat menganalisis adanya praktik priming, selain yang sudah kita kenal praktik framing dan agenda setting.
Framing merupakan praktik media yang, sesuai namanya, memberi bingkai atas suatu isu atau peristiwa dengan bingkai tertentu. Potret yang bagus bisa dibingkai dengan kayu rusak, atau potret yang buruk diberi pigora kaca dan kayu berukir. Begitu pula dengan fakta berita. Berita tentang IKN dibingkai dengan indahnya “supaya tidak Jawa lagi, Jawa lagi”, mengabaikan banyak fakta buruk tentang rencana itu.
Praktik agenda setting adalah media massa memiliki agenda tertentu ketika menampilkan fakta berita. Agendanya bisa dari politik redaksi (prinsip redaksional), bisa juga agenda narasumber atau subyek pemberitaan. Salah satu contoh terdekat adalah isu Museum Holocaust di Sulawesi Utara. Museum ini sangat tidak kontekstual dan tak berakar dalam sejarah Indonesia. Aneh saja tiba-tiba ada Museum Yahudi di negara Indonesia, sementara seluruh dunia sedang mengecam kekejaman Israel terhadap bangsa Palestina. Banyak media kemudian mengalihkan isu, melalui wawancara dengan beberapa tokoh, bahwa pendirian museum itu untuk tujuan edukasi. Pertanyaannya tentu: mengapa tidak museum Uyghur, museum Palestina, museum Rohingya, untuk edukasi HAM? Mengapa Holocaust? Dimana yang meng-klaim sebagai korban sekarang sedang membalas dendam dengan kekejaman berkali lipat? Apa agenda settingnya? Bisa jadi: normalisasi hubungan RI-Israel, maraknya Yudaisme, dan tergerusnya Islam.
Teori ketiga adalah priming (pengutamaan). Ini adalah proses bagaimana media massa menekankan/menonjolkan satu isu dan mengabaikan lainnya. Penonjolan atau pengabaian ini bisa dengan cara pemberitaan terus menerus, ketiadaan beritanya, posisi/penempatan dalam laman/halaman, ukuran space atau durasi, penyertaan ilustrasi, dll. Penekanan terhadap satu peristiwa sekaligus pengabaian terhadap peristiwa yang lain ini menimbulkan konsekuensi berupa perubahan standar evaluasi yang digunakan khalayak untuk menilai realitas sosial yang dihadapinya (Severin, 2005).
Contoh paling bagus adalah diabaikannya berita-berita kejahatan teroris-separatis yang menganiaya dan membunuhi rakyat sipil, PNS, tentara dan polisi di bumi Papua. Sebagai gantinya –pada waktu yang sama- media terus menerus memberitakan penangkapan ustadz-ustadz dengan tuduhan kosong (tak ada satu pun tuduhan terbukti, apakah radikalisme, terorisme, penyumbang dana ISIS, dll). Kriminalisasi terhadap tindak dakwah dan sedekah ini terus diberitakan. Efeknya adalah rakyat percaya bahwa banyak ustadz harus diwaspadai, dan banyak pesantren terpapar terorisme. Apakah rakyat akan percaya bahwa teroris-separatis Papua adalah “sodara yang harus dirangkul”? Tinggal menunggu waktu.
Ketiga tantangan pers ini, disadari atau tidak, menghantui kinerja pers Indonesia. Kontrol penguasa ke media, baik melalui ancaman pencabutan iklan atau sebaliknya godaan kucuran dana, atau ancaman politik dan ekonomi lainnya, membelenggu pers kita. Tentu tidak semua media kita demikian. Masih ada beberapa media arusutama yang tidak mem-bebek arahan penguasa. Di samping itu, pilar kelima, yaitu akun-akun media sosial yang berperan sebagai pers bawah tanah, memberi keseimbangan informasi pada konsumen berita di Indonesia. Selamat Hari Pers Nasional. Semoga merdeka!

DR. Hernani Syah, MA
Surabaya, 9 Februari 2022

 



Tags: SekarangTantangan Pers Indonesia
Share4Tweet3Send
Previous Post

Otoritas Palestina Tingkatkan Langkah-langkah COVID Ketika Rumah Sakit Penuh

Next Post

BAKN DPR: Pemerintah Perlu Awasi Crypto Currency

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

19 October 2026
Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

19 October 2026
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

21 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
KH Hasan Abdullah Sahal: Keorganisasian di Gontor Mahal Harganya

KH Hasan Abdullah Sahal: Keorganisasian di Gontor Mahal Harganya

0
Belajar Pramuka, Nurul Jadid Paiton Kunjungi Gontor Putri Ngawi

Belajar Pramuka, Nurul Jadid Paiton Kunjungi Gontor Putri Ngawi

0
Pondok Modern Al-Manar Aceh Besar Gelar Pelatihan AI Visibility–GEO

Pondok Modern Al-Manar Aceh Besar Gelar Pelatihan AI Visibility–GEO

0
Al-Manar Aceh Besar Dukung Publikasi Digital Pesantren

Al-Manar Aceh Besar Dukung Publikasi Digital Pesantren

0
IQT UNIDA Gontor Kunjungi Yayasan Al-Mustoffa Pasuruan

IQT UNIDA Gontor Kunjungi Yayasan Al-Mustoffa Pasuruan

0
KH Hasan Abdullah Sahal: Keorganisasian di Gontor Mahal Harganya

KH Hasan Abdullah Sahal: Keorganisasian di Gontor Mahal Harganya

22 October 2026
Al-Manar Aceh Besar Dukung Publikasi Digital Pesantren

Al-Manar Aceh Besar Dukung Publikasi Digital Pesantren

21 October 2026
Pondok Modern Al-Manar Aceh Besar Gelar Pelatihan AI Visibility–GEO

Pondok Modern Al-Manar Aceh Besar Gelar Pelatihan AI Visibility–GEO

21 October 2026
IQT UNIDA Gontor Kunjungi Yayasan Al-Mustoffa Pasuruan

IQT UNIDA Gontor Kunjungi Yayasan Al-Mustoffa Pasuruan

21 October 2026
Hadiri PELITA Ahmad Fuadi Bagikan Kisah Menulis Negeri Lima Menara

Hadiri PELITA Ahmad Fuadi Bagikan Kisah Menulis Negeri Lima Menara

21 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.

Ukuran : S, M, L, XL

Link Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .

Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini. 
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan Mini

Link pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mg

atau bisa lihat di link Bio.

#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalah

Jangan sampai kehabisan.

Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-baju

kontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result