Sukoharjo, Gontornews — Di tengah wabah virus Corona (Covid-19) panitia Muktamar Ke-48 Muhammadiyah tetap melanjutkan persiapan. Hal ini sesuai dengan pernyataan Ketua Panitia Pusat Muktamar Drs Marpuji Ali MSi, dalam Koordinasi dan Sinergi Media Online dan Televisi Persyarikatan di Gedung Nyai Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta lantai 6, Sabtu (14/3/20).
Menurut Marpuji Ali, Pimpinan Pusat Muhammadiyah masih tetap memberi instruksi lanjut dan belum menghentikan persiapan muktamar.
“Kecuali ada perubahan peraturan baru dari pemerintah. Sejauh ini komunikasi dengan pemerintah masih berlanjut,” ujar Marpuji Ali yang juga Bendahara PP Muhammadiyah tersebut.
Marpuji Ali mengatakan Muhammadiyah mempunyai aturan baku. Yaitu pada kepribadian Muhammadiyah nomor 5. “Yang isinya adalah mengindahkan segala hukum, peraturan, dan falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya dilansir dari laman pwmu.co.
Sampai sejauh ini Pimpinan pusat Muhammadiyah masih belum memerintahkan berhenti persiapan muktamar. Tapi nanti jika suatu saat pemerintah memberi kebijakan kita sudah punya regulasi. Sebagai Muslim, saat ada apa saja pasrah pada Allah. Jika sudah ikhtiar dari Allah maka takdir Allah siapa yang tahu.
“Maka kita juga harus berpikir rasional jika suatu saat ada kebijakan yang disampaikan pemerintah,” ujarnya sambil berharap panitia tetap menjaga kesehatan karena masih ada 100 hari lebih persiapan.
Pertemuan media persyarikatan, lanjut dia, untuk koordinasi dan sinergi terkait kekuatan dalam bidang media. Koordinasi dan Sinergi Media Online dan Televisi Persyarikatan menjelang Muktamar Muhammadiyah mengundang seluruh perwakilan media televisi dan online. Seluruh perwakilan media baik yang dikelola Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) ataupun Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).
“Karena kita saat ini mau mengadakan gawe besar. Kita ingin agar kekuatan media persyarikatan bisa menyukseskan gelaran muktamar,” tambahnya.




















