Solok, Gontornews – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 9 Sulit Air, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Ahad (14/06/2025) malam menyelenggarakan Arena Gembira 2026. Acara yang diselenggarakan mulai pukul 20.15 WIB tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat, menampilkan berbagai karya seni, kreativitas, serta keterampilan yang dipersembahkan oleh santri dan guru.
Pagelaran Seni Arena Gembira merupakan kegiatan pendidikan yang bertujuan memberikan ruang bagi santri dan guru untuk berekspresi sekaligus latihan kepemimpinan. Selain itu, kegiatan tahunan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bekerja sama antar santri dan guru dalam sebuah kegiatan yang terencana dan terorganisir.
Tidak hanya menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai tanggung jawab, disiplin, dan pengabdian.
Wakil Pengasuh PMDG Kampus 9 Sulit Air, Ustadz Mohammad Ridwan SHI, MH menegaskan bahwa kegiatan Arena Gembira merupakan bagian dari pendidikan Gontor yang penting. Menurutnya, Gontor telah mendidik para santri sejak dini untuk memiliki mental, dedikasi hingga loyalitas yang baik.
“Pendidikan di Gontor tidak cukup hanya dengan omongan, nasehat, arahan saja, namun Pendidikan di Gontor dengan berbagai macam kegiatan salah satunya Arena Gembira. Pendidikan di Gontor itu apa yang kau lihat, apa yang kau dengar, dan apa yang kau rasakan, semuanya mengandung Pendidikan,” kata Ustadz Mohammad Ridwan.
“Gontor mendidik dengan Holistik yaitu mencakup segala aspek, diantaranya aspek spiritual, intelektual, emosional, aspek sosial, semuanya ada di Gontor,” sambungnya dalam rilis yang diterima gontornews.com.
Berbagai penampilan menarik menghiasi jalannya acara. Mulai dari penampilan hadroh, pembawa acara (MC), Qori, sambutan-sambutan, tarian tradisional yang menampilkan kekayaan budaya Nusantara, tarian modern yang energik, pembacaan puisi, drama panggung yang sarat pesan pendidikan, hingga pertunjukan musik yang menghibur seluruh hadirin. Setiap penampilan menunjukkan hasil latihan dan persiapan yang matang, sekaligus menjadi bukti nyata kreativitas para santri dan guru.
Salah satu sorotan utama dalam Arena Gembira tahun ini adalah dekorasi panggung yang tampil berbeda dari biasanya. Dekorasi tersebut menjadi sebuah karya inovatif yang disebut sebagai background anti-mainstream perdana di seluruh kampus Gontor se-Indonesia. Konsep yang dihadirkan mengkolaborasikan seni perspektif dengan teknik visual 2D (dua dimensi) hidup, sehingga menciptakan ilusi visual yang unik, artistik, dan memukau para penonton.
Kesuksesan Arena Gembira 2026 juga tidak terlepas dari keterlibatan aktif santri dan guru dalam berbagai bidang teknis. Seluruh aspek penyelenggaraan acara, mulai dari sound system, multimedia, lighting, dekorasi, dokumentasi, hingga manajemen kepanitiaan, ditangani langsung oleh santri dan guru. Hal ini menjadi bukti nyata penerapan sistem pendidikan pondok yang menekankan pembelajaran melalui penugasan dan pengalaman langsung.
Melalui kegiatan seperti Arena Gembira, para santri tidak hanya belajar tampil di atas panggung, tetapi juga belajar mengelola sebuah acara besar secara profesional. Mereka dilatih untuk bekerja sama, memimpin, menyelesaikan berbagai tantangan, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diamanahkan.
“Nilai-nilai inilah yang menjadi bagian penting dari pendidikan karakter yang diterapkan di Pondok Modern Darussalam Gontor,” ucap Sekretaris Wakil Pengasuh PMDG Kampus 9 Sulit Air, Achmad Galih Pratama.
“Arena Gembira menjadi bukti bahwa santri dan guru mampu menghadirkan sebuah pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik, menginspirasi, dan melahirkan karya-karya luar biasa yang patut dibanggakan,” sambungnya menutup. [Mohamad Deny Irawan]




















