pesanan-baju-kaos
27 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Wednesday, 16 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
17 June 2026
in Laput
0
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Foto: islami.co

Meskipun teknologi mempermudah akses informasi, masyarakat Indonesia masih lebih gemar menonton daripada membaca, terbukti dari rata-rata hanya 5,9 buku per tahun dan berada di peringkat 31 dunia dalam survei CEO World 2025. Sebaliknya, Indonesia termasuk negara dengan tingkat konsumsi video pendek yang tinggi, menempati peringkat kelima dunia dengan rata-rata menonton hampir lima hari dalam sepekan menurut laporan Digital 2025. Lalu apa yang perlu kita lakukan?

Di tengah gelombang teknologi yang mempermudah akses informasi, sebuah fakta mencengangkan terungkap bahwa warga Indonesia dikenal lebih suka menonton ketimbang membaca. Survei CEO World 2025, yang melibatkan lebih dari 6,5 juta responden di 102 negara, menempatkan Amerika Serikat sebagai juara pembaca dengan rata-rata 17 buku per tahun, diikuti India di posisi kedua dengan rata-rata 16 buku, sementara itu Indonesia tertinggal di peringkat 31 dengan hanya 5,9 buku per tahun.

Sebaliknya, soal konsumsi video pendek di TikTok, YouTube Shorts, atau Instagram Reels, Indonesia menempati peringkat kelima dunia sebagai negara paling rajin menonton. Berdasarkan data “We Are Social” dalam laporan Digital 2025 April Global Statshot Report—melansir Goodstats—pengguna internet usia 16 tahun ke atas di Indonesia rata-rata menonton video pendek selama 4,90 hari dalam sepekan. Tren ini mencerminkan pergeseran kebiasaan digital yang kian dominan di Tanah Air.

Literasi merupakan pekerjaan besar yang menjadi hajat bersama sepanjang hayat. Oleh karena itu, literasi perlu menjadi program bersama yang dikerjakan secara kolektif. Berbagai inovasi dan program kreatif terus bermunculan untuk membangun budaya baca di tengah tantangan zaman.

BACA JUGA

Jejak Pengusaha Alumni Gontor: Dari Dunia Usaha ke Pendidikan

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Selain pemerintah dan lembaga pendidikan, sejumlah kafe kini juga menghadirkan perpustakaan mini sebagai cara baru mendekatkan masyarakat dengan buku. Di Aksata Coffee & Roastery misalnya. Berdasarkan unggahan Aksata Coffee & Roastery di Instagramnya @aksata.coffee, di Aksata Coffee & Roastery, yang salah satunya berlokasi di B-Space Eduplay Compound, Jalan Boulevard Grand Depok City, Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, tersedia perpustakaan mini dengan berbagai koleksi buku menarik. Kafe ini juga sering dijadikan tempat untuk agenda literasi, mulai dari diskusi karya hingga kelas menulis.

Selain itu juga ada Kafe Pustaka. Berdasarkan unggahan Kafe Pustaka di Instagramnya @kafe.pustaka, kafe yang berlokasi di Jalan Pekalongan No. 1 Kota Malang ini bukan sekadar tempat untuk ngopi, tapi juga titik temu para penulis dan pecinta literasi. Kafe ini juga sering mengadakan agenda literasi yang menarik, mulai dari diskusi karya hingga peluncuran buku.

Sementara itu dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak, di tahun 2026 ini Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan “Mudik Asyik Baca Buku 2026″dengan membagikan buku bacaan secara gratis kepada para pemudik di berbagai titik keberangkatan.

Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Kemendikdasmen, Dora Amalia, menyampaikan, program Mudik Asyik Baca Buku merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan literasi masyarakat. “Kita melihat anak-anak semakin akrab dengan telepon pintar. Karena itu,  Mudik Asyik Baca Buku menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan kembali budaya membaca buku,” jelasnya dalam salah satu event “Mudik Asyik Baca Buku 2026” di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, di tahun 2026 ini Kemendikdasmen telah menyalurkan total 24 ribu buku bacaan bermutu yang dibagikan di sembilan lokasi strategis arus mudik, yaitu Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Terminal Kalideres, Terminal Terpadu Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pakupatan, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Merak, serta Bandara Halim Perdanakusuma.

”Buku-buku yang dibagikan kepada para pemudik ini telah melalui proses penilaian sehingga sesuai dengan karakter dan kemampuan anak-anak serta bebas dari konten yang tidak layak,” bebernya dalam siaran pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senin (16/3/2026).

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen), Abdul Mu’ti mengatakan, keberhasilan suatu bangsa ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, dan buku penentunya. Oleh karena itu inovasi dalam penyajian buku agar lebih menarik bagi pelajar sangat diperlukan. “Kami berharap IKAPI tidak hanya menerbitkan buku, tetapi juga membantu melahirkan penulis-penulis yang baik serta membangun ekosistem literasi yang kuat,” kata Menteri Mu’ti dalam pidato kuncinya pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XX Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) di Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Mu’ti juga menekankan, pekerjaan rumah (PR) memang penting, tetapi bukan hanya mengerjakan soal, menugaskan siswa untuk membaca dan menulis seperti membuat resensi atau review buku juga menjadi bagian integral dari proses pembelajaran. “Ruang imajinasi dan ruang aktualisasi anak-anak harus lebih terbuka dan pendidikan tidak boleh hanya mengajarkan menjawab soal, tetapi membangun nalar jernih bagi anak-anak,” terangnya.

Di tempat terpisah, Sekretaris Utama Perpusnas, Joko Santoso, menegaskan  bangsa yang maju ditopang oleh budaya membaca, termasuk literasi sastra sejak dini untuk melahirkan generasi yang kritis, empatik, dan tahan terhadap hoaks maupun narasi dangkal di dunia maya. “Budaya baca, terlebih minat baca sastra, berperan penting dalam menghaluskan budi, menajamkan jiwa, dan menyuburkan kreativitas generasi penerus,” ujarnya di acara Panggung Penyair Nusantara (PPN) XIII di Gedung Perpusnas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/9/2025).

Dalam orasi literasinya, Joko mengatakan, meningkatnya Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat Indonesia dari 66,77 pada 2023 menjadi 72,44 pada 2024 memang sebagai capaian positif, namun tetap menyisakan pekerjaan rumah terkait ketimpangan akses literasi antarwilayah, terutama di kawasan Timur Indonesia. “Tantangan kita memastikan literasi, khususnya sastra, benar-benar menjalar hingga ke pelosok negeri, bukan sekadar angka statistik,” ujarnya.

Mengamati fenomena komunitas pecinta buku di TikTok yang berfokus pada sastra, buku, dan kegiatan membaca, BookTok, yang sukses menghidupkan kembali karya sastra lama di kalangan Gen Z, namun di sisi lain sering kali konsumsi sastra hanya sebatas ringkasan dan kutipan singkat, Joko menjelaskan bahwa Perpusnas telah mengembangkan sejumlah strategi. Pertama, Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang sejak 2018 telah menjangkau 38 provinsi, 296 kabupaten/kota, dan 2.396 desa/kelurahan. Kedua, Gerakan Literasi Desa dengan mendirikan ruang baca di 20 ribu desa dan distribusi lebih dari 20 juta buku. Ketiga, inovasi digital melalui aplikasi iPusnas yang menyediakan ribuan e-book gratis, dilengkapi fitur komunitas baca interaktif. Keempat,  Pustakawan Pilar Literasi, Inovasi, dan Transformasi Sosial. Kelima, gamifikasi dan literasi sastra membangun pengalaman membaca secara interaktif, terutama bagi generasi Z dan alpha.

Menurutnya, perpustakaan bukan hanya institusi penyimpan buku, melainkan jembatan cita, ruang demokrasi pengetahuan, dan penggerak budaya literasi bangsa. Oleh karena itu Joko mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meramaikan perpustakaan, memperkuat budaya baca, dan menggelorakan sastra sebagai fondasi kecerdasan bangsa. “Karena semesta ilmu tidak akan pernah habis dijelajahi. Setiap bait puisi, halaman buku, dan juga ruang perpustakaan merupakan jembatan menuju kemanusiaan sejati,” pungkasnya. []

Tags: Budaya bacaLiterasiPerpustakaan
Share7Tweet4Send
Previous Post

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Next Post

Ajang Kreativitas Arena Gembira PMDG Kampus 9 Sulit Air

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

12 September 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
“InMed” Inovasi Layanan Kesehatan Kota Malang

“InMed” Inovasi Layanan Kesehatan Kota Malang

25 October 2018
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

0
Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Resmi Diluncurkan Gontor pada Puncak Acara

Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Resmi Diluncurkan Gontor pada Puncak Acara

0
Gelar Motivasi dan Sharing Session, Klinik Pendidikan MIPA Depok Sukses Hadirkan Ratusan Orang Tua Murid

Gelar Motivasi dan Sharing Session, Klinik Pendidikan MIPA Depok Sukses Hadirkan Ratusan Orang Tua Murid

0
Muslim yang Sempurna

Muslim yang Sempurna

0
Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

0
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

15 September 2026
Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Resmi Diluncurkan Gontor pada Puncak Acara

Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Resmi Diluncurkan Gontor pada Puncak Acara

15 September 2026
Gelar Motivasi dan Sharing Session, Klinik Pendidikan MIPA Depok Sukses Hadirkan Ratusan Orang Tua Murid

Gelar Motivasi dan Sharing Session, Klinik Pendidikan MIPA Depok Sukses Hadirkan Ratusan Orang Tua Murid

15 September 2026
Muslim yang Sempurna

Muslim yang Sempurna

12 September 2026
Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

12 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result