pesanan-baju-kaos
28 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Saturday, 17 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Jejak Pengusaha Alumni Gontor: Dari Dunia Usaha ke Pendidikan

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
19 July 2026
in Laput
0
Jejak Pengusaha Alumni Gontor: Dari Dunia Usaha ke Pendidikan

Foto: Ma’had Tahfidz Bukaka

Di tengah arus modernitas yang kerap menempatkan materi sebagai tujuan utama, ada sekelompok orang yang justru menjadikan harta sebagai sarana, bukan tujuan. Mereka para alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, yang tidak hanya sukses di dunia usaha, tapi juga menjadikan keberhasilan itu sebagai bahan bakar untuk membangun peradaban melalui pendidikan.

Fenomena ini bukan sekadar cerita inspiratif individual, melainkan sebuah pola yang menarik: banyak alumni Gontor yang terjun ke dunia bisnis, lalu mengalirkan hasil usahanya untuk mendirikan dan mengembangkan lembaga pendidikan Islam. Dari pabrik, properti, toko bangunan hingga ekspor furnitur, semuanya bermuara pada dakwah dan pendidikan umat.

Pondok Modern Darussalam Gontor dikenal dengan sistem pendidikannya yang menekankan kemandirian, kepemimpinan, dan pengabdian. Santri tidak hanya diajarkan ilmu agama, tetapi juga dibentuk mentalitasnya untuk menjadi problem solver di masyarakat.

Nilai inilah yang tampaknya membekas kuat dalam diri para alumninya. Mereka tidak hanya berpikir bagaimana mencari nafkah, tapi juga bagaimana memberi manfaat yang lebih luas. Dalam konteks ini, bisnis bukan sekadar alat mencari keuntungan, melainkan instrumen dakwah. Berikut di antara para pebisnis alumni Gontor yang berkhidmat dalam pendidikan.

BACA JUGA

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Kisah Ma’had Tahfidz Bukaka

Salah satu contoh menarik datang dari Suhaeli Kalla (SK), alumni Gontor tahun 1974 yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Bukaka Teknik Utama. Ia menunjukkan bahwa dunia industri pun bisa menjadi ruang dakwah yang produktif.

Di kawasan pabriknya di Cileungsi, Bogor, berdirilah sebuah lembaga unik: Ma’had Tahfizh Bukaka. Bayangkan, di tengah tumpukan besi, alat berat, dan hiruk-pikuk industri, puluhan santri duduk menghafal Al-Qur’an.

Awalnya, ide ini muncul dari obrolan sederhana dengan rekan sesama alumni Gontor, Imam Rowi pada 8 Februari 2023. Dari percakapan itu, lahirlah gagasan besar: menghadirkan pesantren tahfizh di lingkungan perusahaan.

“Awalnya, saya merasa pesimis karena lokasinya itu benar-benar berada di dalam pabrik. Untuk menuju lokasi, saya harus melewati gunungan besi, alat berat, beko, traktor. Itulah yang membuat saya, pada awalnya, tidak yakin. Waktu itu agak pesimis, tapi karena ini challenge, akhirnya ya, bismillah,” ucap Ustadz Ari Suharyadi saat ditemui Majalah Gontor di Ampera Compound, Jakarta Selatan.

Dengan cepat, langkah konkret diambil. Dalam waktu hanya empat hari setelah survei lokasi, program tahfizh sudah berjalan. Tidak berhenti di situ, komitmen Suhaeli Kalla terlihat dari dukungannya yang total. Ia menyediakan fasilitas lengkap: asrama, tempat tidur, hingga buku-buku pembelajaran. Bahkan, santri terbaik mendapatkan beasiswa penuh hingga perguruan tinggi.

Kini, Ma’had Tahfizh Bukaka telah berkembang pesat dengan tiga cabang di Jakarta, Bogor, dan Bekasi, dengan total santri sekitar 100 orang.

Dari Rotan untuk Bina Madani

Jika kisah Bukaka menunjukkan integrasi pesantren dalam dunia industri, maka kisah KH Masrur Syamhari menggambarkan bagaimana bisnis dibangun untuk menopang Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Bina Madani.

Alumni Gontor ini memulai langkahnya dari aktivitas dakwah internasional bernama Hai’atul Ighatsah Islamiyah ‘Alamiyah dari tahun 1992 hingga 1997. Kemudian ia mendapatkan amanah sebagai supervisor di Rabithah Alam Islami hingga tahun 1999. Selama di dua organisasi ini, ia banyak bertugas mengenalkan tahfizh Al-Qur’an ke masyarakat yang saat itu masih belum santer gaungnya di negeri ini.

“Saat itu saya banyak berkenalan dengan para donatur, masyayikh dari Arab Saudi. Saya diberi tugas baru yaitu mengenalkan tahfizh Al-Qur’an,” kisahnya kepada Majalah Gontor.

Tahun 2003, ia mulai merintis Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Bina Madani di atas lahan 5.000 meter persegi. Santri awalnya berasal dari kalangan tidak mampu dan belajar secara gratis. Namun, membiayai operasional pesantren bukan perkara mudah. Di sinilah jiwa entrepreneur-nya bekerja. KH Masrur membangun berbagai lini usaha.

Di antara usaha bisnis yang ia geluti yaitu properti di Kota Gede dan Cirebon, percetakan dan penerbitan Griya Ilmu, travel terminal haji dan umrah, money changer, industri furnitur rotan ekspor melalui PT Indigo Mandiri Sejahtera. Bisnis furniturnya bahkan mampu mengekspor ke berbagai negara seperti Amerika, Eropa, dan Australia. Selain itu, juga di Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Perusahaan ini sangat berbeda dengan perusahaan-perusahaan lain yang hanya profit oriented, karena setiap keuntungan perusahaan ini untuk pengembangan Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Bina Madani yang ada di Ciawi dan Magelang yang  santrinya berjumlah 800 orang.

“Istilahnya, tiada hari tanpa bangun, kita harus menyiapkan untuk pengembangan Pesantren Bina Madani,” ujarnya.

Di awal perintisan, pesantren ini memang gratis, tapi seiring waktu pola diubah menjadi berinfak. “Sekarang orang tua santri ada yang mampu, maka kalau kita gratiskan kurang mendidik. Polanya sekarang kami ubah dengan cara berinfak bersama,” jelasnya.

Dari 156 Toko Bangunan

Anas Asrofi memang bukan perintis, namun di tangan dingin jebolan Pondok Gontor 1996 itu, usaha yang dibangun almarhum Muntaham bin Kayat ini mampu dikembangkan lebih baik lagi. Kini, produk PT Sari Bumi Sidayu sudah memiliki 156 outlet tersebar di Sidoarjo, Gresik, Surabaya, dan Lamongan.

“Bisnis kami bergerak di bidang jasa yaitu supplier dan retail bahan bangunan yang mulai dari raw material sampai finishing-nya, yang mempunyai 13.000 macam barang yang selalu berkembang jenisnya,” ungkap Asrofi.

Menurutnya, jumlah toko yang mencapai ratusan itu bukan milik satu orang. Namun, milik banyak orang. Mereka masih dalam hubungan keluarga. “Salah satu misi dari Sari Bumi yaitu mengangkat ekonomi keluarga. Oleh karena itu, bagi yang sudah berhasil harus mengangkat saudara yang masih lemah, sistem ta’awun,” jelasnya.

Kuncinya, kata Asrofi, saling membantu. Tak hanya dalam bentuk barang, bantuan itu bahkan berupa toko itu sendiri. Tokonya dipinjamkan kepada saudaranya untuk dikelola dalam waktu tertentu. Keuntungan sepenuhnya diberikan kepada yang pinjam. Dari keuntungan itulah ia punya modal untuk membuka toko sendiri. Saat mengembalikan toko, barang yang dikembalikan harus seperti sedia kala.

Asrofi mengatakan anggota diserukan untuk berinfak yang besarnya tak ditentukan. Dari infak itu diperoleh sekitar puluhan juta rupiah tiap bulan. Dana tersebut disalurkan kepada lembaga sosial dan pendidikan daerah setempat yang dikelola oleh Yayasan Group Sari Bumi.

Bahkan Yayasan ini memiliki lembaga pendidikan formal yaitu lembaga pendidikan Sari Bumi yang berdiri pada tahun 2009. Lembaga ini terdiri dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD Sari Bumi). Jumlah siswanya sudah mencapai 850 siswa.  Pada tahun 2022 berdiri Pondok Sari Bumi Boarding School yang berada di Wonosalam, Jombang, yang luas tanah wakafnya mencapai 30 hektare.

Islamic Village

Contoh lain datang dari Islam Akbar Nasution, alumnus Gontor yang terlibat dalam pengembangan kawasan Islamic Village di Karawaci, Tangerang. Awalnya hanya proyek kecil seluas 12 hektare pada tahun 1973, kini berkembang menjadi kawasan seluas 120 hektare dengan 1.280 unit hunian.

Untuk pengembangan bisnisnya ini, Akbar juga membangun hunian islami di berbagai daerah, di antaranya Jakarta Barat, Pekanbaru, Bandung, Sawangan Depok, Medan, dan Curug.

Menurut Akbar, bisnis properti ini bagian dari ibadah kepada Allah. Upaya untuk menciptakan kawasan di dalamnya orang-orang beriman. Dengan berbagai fasilitas, seperti masjid, mushala, sentral ekonomi, sekolah, rumah sakit, klinik, taman bermain, dan akses jalan.

“Posisi masjid selalu di depan, saya berharap sebagai rujukan umat Islam. Di sinilah kita mengajak dan mengondisikan agar menjadi hunian yang Islami, beriman dan bertakwa,” ungkapnya.  Sementara mushala-mushala berada di dalam dengan satu ustadz pembimbing.

Namun yang membuat hunian ini berbeda dengan hunian lain yaitu konsepnya: bukan sekadar real estate, tapi ekosistem Islami. Bahkan, sekitar 200 anak yatim dibina dan tinggal di kawasan ini layaknya pesantren.

Akbar memandang bisnis properti ini sebagai bagian dari ibadah. Tujuannya bukan hanya membangun rumah, tapi membangun lingkungan yang mendukung keimanan dan ketakwaan.

Membangun Peradaban

Apa yang dilakukan oleh para alumni Gontor ini sejatinya merupakan bentuk nyata dari pembangunan peradaban. Mereka tidak hanya berbicara tentang perubahan, tapi mewujudkannya melalui tindakan konkret.

Dari pabrik baja di Cileungsi, ekspor rotan ke mancanegara, hingga kawasan hunian Islami di Tangerang atau toko bangunan, semuanya menjadi ladang dakwah yang hidup. Dan masih banyak lagi contoh dari kiprah alumni Gontor yang pengusaha dan peduli pendidikan.

Di tangan mereka, bisnis bukan sekadar alat mencari keuntungan, tapi jembatan menuju keberkahan. Dan pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan, tapi pusat lahirnya generasi masa depan.

Jika pola ini terus berkembang, bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi pusat kebangkitan peradaban Islam modern, yang dibangun dari sinergi antara iman, ilmu, dan kemandirian ekonomi. []

Tags: Alumni GontorBina MadaniIslamic Village KarawaciMa’had Tahfidz BukakaPT Sari Bumi Sidayu
Share27Tweet17Send
Previous Post

Belajar Jadi Pengusaha Teladan dan Bermanfaat bagi Umat

Next Post

SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

12 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

8 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

0
Mendesak Regulasi Pengatur Media Sosial

Menjaga Iman Anak di Tengah Gempuran Gawai

0
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

0
Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

0
Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

0
Mendesak Regulasi Pengatur Media Sosial

Menjaga Iman Anak di Tengah Gempuran Gawai

16 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

15 October 2026
Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

15 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result