Indragiri Hilir, Gontornews — Pondok Modern Al-Imtinan Putri (PMIP) pada Ahad (19/7/2026) sukses melaksanakan Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul Iftitah. Acara ini merupakan masa perkenalan dan orientasi pesantren bagi santriwati baru dan penyegaran semangat bagi santriwati lama.
Kepada Gontornews.com, Direktur KMI Pondok Modern Al-Imtinan Putri, Ustadzah Hj Kuni Khairun Nisak Lc MSI menginformasikan bahwa acara tersebut digelar di lapangan Gontor PMIP dan dimulai tepat pukul 08.00 WIB.
Pada acara ini ratusan santriwati dan guru saling bergotong royong dan bekerjasama menampilkan performa terbaiknya di setiap acara. Bahkan peserta didik di sini pun berkesempatan untuk memberikan penampilan atraksi kepiawaian santriwati dalam berkesenian seperti tari kombinasi, pencak silat, drumband, atraksi pramuka, habsyi, dan dramatisasi perjuangan santriwati.
Kemudian ada juga penampilan parade barisan yang diawali dengan fasilitas-fasilitas kendaraan yang menunjang operasional pondok, berbagai maket visi pembangunan ponpes, dan barisan siswi akhir serta konsulat.
Sebelum itu, acara telah terlebih dulu diisi dengan upacara Apel Tahunan. Bertindak sebagai pembina upacara pada Apel tahunan ini Pimpinan PMIP Ustadz H Muhammad Yusuf Lc MSI. Acara ini juga dihadiri oleh pengurus Yayasan Al-Imtinan, pengurus lembaga wakaf, para muhsinin, wali santriwati, alumni, dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, setelah pengibaran bendera dan inspeksi barisan, Pimpinan Pondok, Ustadz H Muhammad Yusuf kembali menegaskan, “Pondok pesantren itu perlu dibela, dibantu dan diperjuangkan.” Karena itu, sang pimpinan mengajak umat Islam untuk ikut merawat, menjaga, dan membantu mendoakan kelangsungan PMIP yang juga merupakan pesantren wakaf yang berkiblat pada Pondok Modern Darussalam Gontor.
Saat ini PMIP telah berusia 11 tahun. Memasuki 10 tahun ke-2, PMIP terus mengembangkan berbagai fasilitas pendidikan dan pembiayaan sebagai bagian dari proses kemandirian ponpes dengan wakaf produktif. Di antara bentuk kemandirian pondok adalah pengembangan usaha bakery yang pada momen ini semua konsumsi untuk hadirin adalah hasil karya sendiri.
Ke depan bukan hanya bakery, akan ada usaha dringking water, bahkan hotel untuk penginapan wali santriwati, mengambil spirit khalifah ketiga, Utsman bin Affan RA yang mewakafkan sumur yang berkembang hingga kini menjadi hotel wakaf.
Pada apel tahunan kali ini PMIP mengambil moto Meneguhkan Langkah, Menggenggam Nilai-Nilai Islami dan Menyiapkan Kader-kader Pendidik Utama. PMIP dengan demikian mantap mengupayakan peningkatan kualitas SDM di lingkungan akademik, serta membuka jejaring di dunia luar pesantren.
Lebih dari itu PMIP senantiasa fokus menguatkan fondasi pendidikan dasar santriwati sebagai calon pendidik di era digital yang berkemajuan dengan tetap berprinsip pada akidah yang kuat dan syariah Islamiyah.
Acara dilanjutkan dengan penampilan atraksi kepiawaian santriwati dalam berkesenian seperti tari kombinasi, pencak silat, drumband, atraksi pramuka, habsyi, dan dramatisasi perjuangan santriwati.
Sebagai penutup, ditampilkan pula parade barisan yang diawali dengan fasilitas-fasilitas kendaraan yang menunjang operasional pondok, berbagai maket visi pembangunan ponpes, dan barisan siswi akhir serta konsulat. [Edithya Miranti]





















