Ankara, Gontornews — Turki memberlakukan jam malam nasional selama empat hari selama liburan Idul Fitri yang dimulai 22 Mei tengah malam untuk mengekang penyebaran pandemi virus corona yang telah merenggut 4.200 nyawa di negara itu.
Meskipun Turki biasanya mengumumkan jam malam di akhir pekan di kota-kota besar, tapi kali ini mencakup semua wilayah selama empat hari termasuk libur Idul Fitri yang menandai akhir bulan suci Ramadhan.
Hurriyetdailynews.com merilis, pasar, toko grosir, pedagang sayur, dan tukang daging akan terus beroperasi dari jam 10 pagi hingga jam 5 sore waktu setempat (0700-1400GMT) pada 23 Mei, tetapi akan ditutup pada 24-26 Mei.
Toko roti akan tetap buka selama jam malam empat hari itu.
Jam malam pertama diumumkan pada 11-12 April dan diikuti oleh yang lain dalam beberapa pecan terakhir.
Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Turki mengatakan dalam sebuah pernyataan pada 22 Mei, shalat berjamaah sebagian akan diizinkan mulai 29 Mei.
Dua dari lima shalat fardhu dan shalat Jumat akan diizinkan di masjid dan mushallah di 81 provinsi juga diijinkan hanya dengan mengenakan masker dan menjaga jarak sosial.
Selain waktu-waktu itu, masjid-masjid akan tetap terbuka untuk mereka yang ingin melakukan shalat sendirian.
Shalat Jumat tidak akan diizinkan di dalam masjid, kata pernyataan itu. Shalat Jumat dapat dilakukan di halaman masjid dan area terbuka yang ditentukan oleh kantor mufti lokal melalui gubernur. Daftar masjid dan area terbuka akan diumumkan paling lambat 26 Mei.
Namun pembatasan tetap diberlakukan untuk warga yang memiliki gejala penyakit. []




















