Lebak, Gontornews — Puluhan siswa Madrasah Diniyah Miftahul Islamiyah di Lebak Banten menjalani proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bertatap muka, Kamis (17/9). Meski demikian, pihak madrasah tetap memberlakukan protokol kesehatan ketat demi mencegah penularan Covid-19.
“Sejak sebulan terakhir, kami telah melaksanakan KBM bertatap muka dengan siswa,” ungkap Kepala Madrasah Diniyah Miftahul Islamiyah, Kamsudin, kepada Antara.
Tercatat, 80 siswa terdaftar sebagai Madrasah Diniyah Miftahul Islamiyah dan mengikuti pembelajaran mulai pukul 13.30 hingga pukul 16.30 WIB.
Pihak Madrasah mengisyaratkan telah berkomunikasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Banten. Kemenag Lebak tidak mempersoalkan pelaksanaan KBM tatap muka selama daerah terkait masuk kategori zona hijau Covid-19 serta mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat.
Selama satu bulan KBM tatap muka berjalan, Kamsudin tidak menemukan peserta didik maupun guru yang terinfeksi Covid-19. “Kami memberlakukan aturan ketat seperti mewajibkan siswa menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan lokasi cuci tangan yang telah disiapkan oleh pihak madrasah,” jelas Kamsudin.
Selain Madrasah Diniyah Miftahul Islamiyah, Madrasah Diniyah Mabdail Fallah di Lebak juga melakukan KBM tatap muka.
“Kami mengajar dan mendidik di kelas dengan penuh kesabaran. Kami juga membimbing agar anak-anak memiliki kecerdasan berpikir dengan mengedepankan akhlak,” ungkap Guru Madrasah Mabdail Fallah, Lebak, Yati.
Yati menambahkan pelaksanaan KBM tatap muka di madrasahnya berjalan lancar dan tidak ada siswa ataupun guru yang terpapar Covid-19. [Mohamad Deny Irawan]


















