Jakarta, Gontornews — Kebakaran besar yang terjadi pada hari Senin (29/3) di salah satu kilang minyak terbesar di Indonesia, Balongan, Jawa Barat, tak luput dari perhatian media massa internasional. “Ledakan besar mengubah kompleks yang luas itu menjadi neraka yang memerah,” tulis Arabnews.com.
Petugas pemadam kebakaran berjuang untuk memadamkan api di kilang yang dioperasikan oleh perusahaan minyak milik Negara, Pertamina, saat asap hitam membumbung tinggi ke langit.
Sedikitnya lima orang terluka parah dan sekitar 1.000 warga setempat dievakuasi dari lokasi kejadian setelah kebakaran terjadi Senin dini hari.
Badan penanggulangan bencana mengatakan satu orang tewas akibat serangan jantung setelah ledakan.
Sekitar 15 orang terluka ringan dan pihak berwenang mengatakan mereka sedang memeriksa kondisi tiga orang lainnya.
“Untuk mencegah penyebaran api, kami telah menghentikan operasi … dan berupaya menangani kobaran api,” kata Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam sebuah pernyataan dikutip Arabnews.com.
Penyebab kebakaran belum diketahui, tetapi perusahaan Pertamina mengatakan kobaran api terjadi saat terjadi badai petir.
Pertamina mengatakan, kebakaran tersebut tidak akan mengganggu pasokan bahan bakar karena banyaknya stok yang dimilikinya.
Kilang yang luas itu berada sekitar 200 kilometer (120 mil) di timur ibukota, Jakarta. []


















