Chicago, Gontornews — Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken mengumumkan bantuan kemanusiaan untuk Suriah hampir $600 juta.
Blinken mengumuman hal tersebut dalam konferensi “Mendukung Masa Depan Suriah dan Wilayah” di Brussels.
“Tidak ada solusi militer yang akan membawa perdamaian, keamanan, dan stabilitas di Suriah, dan kawasan itu,” katanya dalam sebuah pernyataan dikutip Arabnews.com.
“Korupsi sistemik dan salah urus ekonomi di tangan rezim Assad telah memperburuk krisis kemanusiaan yang mengerikan, yang semakin diperparah oleh tantangan COVID-19.”
Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan dalam jumpa pers pada hari Selasa (30/3) itu. βPendanaan ini membuat total bantuan kemanusiaan pemerintah AS menjadi hampir $13 miliar sejak dimulainya krisis selama satu dekade, termasuk hampir $141 juta dukungan terhadap respons pandemi COVID-19 di Suriah dan kawasan,” paparnya.
Dia menambahkan, bantuan AS akan menguntungkan sekitar 13,4 juta warga Suriah di Suriah yang membutuhkan bantuan kemanusiaan, serta 5,6 juta pengungsi Suriah di Turki, Lebanon, Yordania, Irak dan Mesir.
Sementara itu, Richard Albright, penjabat wakil asisten sekretaris utama Biro Kependudukan, Pengungsi dan Migrasi, mengatakan 75 persen dari 4 juta pengungsi Suriah di barat laut negara itu bergantung pada bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup.
βBantuan kami tidak sampai ke pemerintah. Bantuan mengalir melalui badan-badan PBB dan LSM,β tambahnya. []





















