Ponorogo, Gontornews — Ketua Panitia Reuni Akbar 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Ustadz Dr Ahmad Suharto, mengapresiasi tinggi antusiasme luar biasa puluhan ribu alumni dari berbagai penjuru dunia yang rela menempuh perjalanan jauh dengan beragam cara unik—mulai dari touring motor besar hingga mengayuh sepeda—demi menghadiri Peringatan 100 Tahun Gontor pada 19 September 2026.
Ustadz Dr Ahmad Suharto menyampaikan bahwa aksi “pulang ke pangkuan Ibu” ini menjadi bukti nyata kekuatan ikatan batin dan ukhuwah antaralumni yang telah dibina sejak masa pendidikan di pesantren.
“Pondok itu bukan sekadar bangunan fisiknya, melainkan kontribusi, jiwa, dan kiprah para alumninya. Gelombang kedatangan alumni yang menempuh jalur darat dengan motor maupun sepeda ini merupakan wujud kecintaan mereka untuk kembali meresapi ulang (recharge) nilai-nilai pendidikan Islam dan menyatukan langkah menatap abad kedua Gontor,” ujar Dr Ahmad Suharto dalam konferensi pers di Menara Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Senin (14/9/2026).
Fenomena touring lintas pulau ini salah satunya digerakkan oleh rombongan alumni yang menempuh perjalanan ratusan kilometer. Ustadz Zakiyanto Arief alumnus Gontor tahun 1999 yang memimpin rombongan motor besar lintas generasi, menegaskan bahwa perbedaan latar belakang antarangkatan melebur dalam satu ikatan persaudaraan.
“Ini adalah touring motor besar lintas angkatan dari angkatan 90-an sampai 2000-an. Kita boleh berbeda rem, berbeda motor, tetapi satu tujuan menuju satu pangkuan ibu, satu tujuan yaitu Gontor,” ungkap Ustadz Zakiyanto Arief.
Perjalanan panjang tersebut juga dirasakan oleh Ustadz Faizin Faris, alumnus angkatan 1993, yang melepaskan keberangkatan rombongan dari titik kumpul regional Jawa Barat demi merajut kembali tali silaturahmi.
“Kita start dari Cikampek menuju Gontor bersama belasan alumni yang berasal dari seluruh Indonesia. Semua menuju Gontor untuk merekatkan ikatan silaturahmi antaralumni Gontor,” tutur Ustadz Zakiyanto Arief.
Dr Ahmad Suharto menambahkan, keberagaman latar belakang alumni yang kini terhimpun dalam 136 cabang Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) di dalam dan luar negeri serta mengelola lebih dari 1.500 pesantren alumni, merupakan aset penting peradaban.
Rangkaian Puncak Peringatan 100 Tahun bertema “100 Tahun Merintis Pendidikan Holistik, Menginspirasi Dunia, dan Membangun Peradaban” ini akan diawali dengan Khotmil Qur’an dan Sujud Syukur pada Jumat (18/9/2026), Resepsi Kesyukuran bersama Presiden RI pada Sabtu (19/9/2026), serta ditutup dengan Reuni Akbar lintas generasi pada Ahad (20/9/2026). [Edithya Miranti]






















