Ponorogo, Gontornews — Rapat Koordinasi Resepsi Kesyukuran dan Reuni Akbar Alumni oleh panitia Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersama pimpinan pondok telah digencarkan. Setiap tim yang bertugas melaporkan sekaligus memantapkan persiapan akhir menjelang puncak acara.
Rapat yang berlangsung pada Ahad (13/9/26) ini membahas berbagai detail teknis dan protokoler menjelang hari besar tersebut. Rangkaian puncak peringatan satu abad Gontor ini pun direncanakan berlangsung dengan skala kenegaraan.
Disadur gontor.ac.id, panitia melaporkan bahwa ketika acara nanti PMDG turut mengundang sejumlah tamu penting, di antaranya Presiden Republik Indonesia, mantan Wakil Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla, sejumlah menteri kabinet, para ketua organisasi masyarakat Islam, kiai dan pengasuh pesantren dari berbagai daerah di Indonesia, serta duta besar negara-negara sahabat.
Dalam laporannya kepada pimpinan dan Anggota Badan Wakaf PMDG, panitia menyampaikan beberapa penyesuaian pada daftar tamu VVIP dan VIP. Di antaranya, Grand Syekh Al-Azhar dikabarkan berhalangan hadir dan akan diwakili oleh Wakil Grand Syekh Al-Azhar.
Selain itu, daftar undangan VVIP turut ditambah dengan Duta Besar Azerbaijan Ramil Rzayev, Ketua Pimpinan Pusat Wanita Islam Indonesia Dra Hj Marfuah Musthofa MPd, serta Rektor Universitas Indonesia Prof Dr Ir Heri Hermansyah. Adapun Direktur Bank Muamalat Ponorogo ditambahkan pada daftar undangan VIP.
Untuk penyambutan tamu daerah, panitia menetapkan agar gubernur provinsi yang memiliki kampus cabang PMDG akan disambut dan didampingi langsung oleh Wakil Pengasuh kampus cabang masing-masing.
Rencana Peresmian New BPPM Ketika Acara Resepsi Kesyukuran 100 Tahun
Peresmian Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) turut direncanakan masuk dalam rangkaian kegiatan yang bersamaan dengan agenda kunjungan Presiden RI.

Sebagai bagian dari rangkaian Reuni Akbar, panitia turut menyiapkan penghargaan bagi alumni, di antaranya kategori alumni dengan generasi terbanyak dan alumni dengan jumlah anak yang juga menjadi alumni Gontor terbanyak, berupa merchandise 100 Tahun Gontor dan bisyarah.
Untuk cendera mata, seluruh tamu VVIP akan menerima buku Profil Gontor berbahasa Indonesia, sementara para duta besar akan menerima versi berbahasa Arab atau Inggris, di samping pemberian al-Qur’an secara simbolis kepada tamu undangan. Setiap pendamping tamu turut ditugaskan membawa buku Profil untuk diserahkan kepada tamu yang didampingi.
Terkait teknis acara, durasi pembacaan al-Qur’an pada rangkaian resepsi ditetapkan maksimal 8 menit, sementara jamuan makan siang bagi tamu VVIP — Pimpinan dan Anggota Badan Wakaf — akan dipusatkan di Aula Aligarh, sedangkan makan siang alumni dikoordinasikan oleh masing-masing angkatan.
Dalam rapat tersebut, pimpinan pondok juga menyampaikan penambahan poin kelima pada Panca Jiwa Pondok, yakni “Berjiwa Besar”, yang akan turut dicantumkan pada pigura dan tampilan LED di area BPPM.
Menutup rapat, panitia diminta untuk melakukan pengecekan ulang menyeluruh terhadap seluruh persiapan pada H-2 dan H-1 sebelum pelaksanaan puncak acara, guna memastikan kelancaran rangkaian Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. [Edithya Miranti]
























