Ponorogo, Gontornews — Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menggelar sosialisasi kepada seluruh guru Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) sebagai langkah akhir pematangan rangkaian Puncak Peringatan 100 Tahun PMDG. Sosialisasi yang berlangsung pada Kamis (17/9/2026) tersebut memaparkan alur kegiatan, pembagian tugas, serta ketentuan teknis pelaksanaan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Ahad, 18–20 September 2026.
Diinformasikan Tim Media 100 Tahun Gontor, Ketua Pelaksana Resepsi Kesyukuran 100 Tahun PMDG, Ustadz Dr Riza Azhari MPd menjelaskan bahwa rangkaian puncak dibuka dengan Khatmul Qur’an yang diikuti seluruh elemen pondok.
“Rangkaian puncak 100 tahun dimulai hari Jumat. Kita awali dengan khatmul Qur’an yang diikuti oleh seluruh pondok, pondok alumni, UNIDA putra dan putri, serta seluruh alumni, termasuk mereka yang belum bisa hadir di pondok,” ujar Dr Riza Azhari MPd.
Selepas Maghrib pada hari yang sama, seluruh santri dan alumni yang telah tiba di pondok akan melaksanakan sujud syukur bersama. Puncak acara berlangsung pada Sabtu (19/9/2026) melalui Resepsi Kesyukuran dan dilanjutkan pada malam harinya dengan dua agenda paralel bagi alumni. Rangkaian ditutup pada Ahad pagi dengan senam bersama dan Reuni Akbar yang dimulai pukul 08.00 WIB.
Dr Riza Azhari MPd menambahkan bahwa animo kehadiran pada momentum satu abad ini sangat besar. “Pada acara silaturahim, in syaa Allah akan hadir tamu sebanyak 8.776 orang,” ungkapnya.
Sementara itu, Ustadz Dr H Ahmad Suharto MPdI, selaku Ketua Panitia Reuni Akbar 100 tahun PMDG menyampaikan bahwa pembacaan al-Qur’an telah dimulai sejak Kamis malam dan ditargetkan khatam pada Jumat sore. “Setelah khatmul Qur’an, akan ada wejangan dari Bapak Pimpinan Pondok,” terangnya.
Ustadz Suharto juga merinci dua agenda malam ukhuwah pada Sabtu malam yang dibagi berdasarkan angkatan alumni. “Malam ukhuwah di BPPM akan mengangkat tema tahadduts bi an-ni’mah, sementara malam keakraban akan diisi dengan penampilan musik,” tambahnya.
Panitia terus melakukan penyempurnaan pada sejumlah elemen acara, termasuk penataan latar panggung serta penulisan Motto dan Panca Jiwa Pondok, dan membuka ruang masukan dari para guru. Seluruh persiapan ini menjadi bagian dari ikhtiar PMDG menyambut momentum bersejarah satu abad pengabdian dalam pendidikan dan pengajaran Islam. []
























