Depok, Gontornews — Dr Hj Fadillah Ulfa Lc MA, alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor Putri tahun 1999 awal pada Ahad (28/11) kemaren telah menggelar acara, Soft Launching Trilogi Nutrisi Jiwa. Bekerjasama dengan Majelis Ta’lim Ashab Al-Kahfi yang dibinanya, pengajar beberapa kajian tadabbur al-Qur’an online ini pun dinilai sukses menghadirkan antusias puluhan jama’ah akhwat asal Malaysia, Indonesia, dan Brunei Darussalam.
Soft Launching Trilogi Nutrisi Jiwa yang dilaksanakan sekitar pukul 13.00 WIB tersebut, memperkenalkan ketiga buku karya Dr Fadillah yakni buku Nikmatnya Do’a, Muara Cinta, dan Mengingat Hari-Hari Allah. Dalam undangannya, penulis pun mengumumkan akan memberikan souvenir cantik untuk seratus pembeli pertama yang beruntung.
Dr Fadillah lahir di Palembang, 26 November 1980 dan pernah menempuh pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyah Yayasan Perguruan Islam Adabiyah, Palembang serta Madrasah Diniyyah Awwaliah Darul Muttaqin. Dirinya pun telah mengenyam pendidikan sebagai santriwati di Pondok Gontor Putri, Sambirejo, Mantingan, Ngawi, Jawa Timur dan menamatkan kuliah Strata Satu di Fakultas Ushuluddin, Jurusan Akidah dan Filsafat, Universitas al-Azhar, Kairo, Mesir.
Tak cukup sampai di situ, aktifis dakwah asal Palembang ini juga kembali melanjutkan sekolah Strata Dua dan Strata Tiga di Fakultas Ushuluddin, Jurusan Akidah dan Pemikiran Islam, University of Malaya (UM). Hingga akhirnya gelar doktor berhasil ia raih di tahun 2021 ini. Selain mengajar, penulis juga aktif berdakwah mengisi kajian tadabbur Al-Qur’an online, menulis dan menerjemah buku-buku Islami kontemporer.
Trilogi Nutrisi Jiwa karya Dr Fadillah memang dirasa sangat dinanti umat karena kandungan nilai yang tersirat di dalamnya sangatlah mampu mengisi relung hati yang jauh dari Sang Khaliq sehingga bisa lekas kembali kepada-Nya. Buku-buku ini pun dianggapnya sebagai tabungan akhirat dan sumbangan dakwah bil kitabah Ustadzah Fadillah agar dapat terus menuai manfaat untuk umat.
“Setetes tinta ulama jauh lebih berat daripada darah syuhada,” peribahasa inilah yang selalu diingatnya hingga terus istiqomah menulis dan berdakwah. “Ayah saya dulu selalu mengingatkan saya untuk berdakwah dan berdakwah. Sehingga tulisan ini menjadi salah satu cara saya untuk bisa menjalankannya,” tutup Dr Fadillah kepada Gontornews.com. <Edithya Miranti>





















Alhamdulillah luar biasa sudah ada 3 buku yang terbit.Dengan 3 judul buku sekaligus.
Ini bisa menjadi contoh yang lainnya.
Dari berdakwah..bisa menulis ke buku.Dan di terbitkan. Akan di kenang sepanjang hayat.
Terimakasih ilmunya selama ini saya selalu mengikuti
KAJIAN ONLINE.
Subhanalloh…