Sukoharjo, Gontornews — Kabupaten Sukoharjo merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang ibu kotanya adalah Sukoharjo. Kabupaten Sukoharjo ini secara langsung berbatasan dengan Kota Surakarta di sebelah utara, Kabupaten Karanganyar di sebelah timur, Kabupaten Gunungkidul di sebelah selatan, dan Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali di sebelah barat.
adalah salah satu kabupaten yang terdapat di Provinsi Jawa Tengah. Sebuah Kabupaten yang memiliki segudang bahkan semilyar panorama dan pesona alam yang sangat menakjubkan bagi siapa saja yang melihat langsung keindahan wisata alamnya. Keindahan wisata di Sukoharjo ini belumlah seluruhnya terekspos ke publik karena masih ada beberapa wisata wisata alam yang masih tersembunyi sehingga banyak dari traveler dan bahkan orang Sukoharjo sendiri masih belum mengetahui objek wisata yang ada di Sukoharjo tersebut.
Sukoharjo memiliki berbagai jenis objek wisata menarik yang bisa dikunjungi saat berlibur atau sedang berada di Sukoharjo, yaitu ada wisata alam, wisata keluarga, wisata sejarah, atau wisata religi. Berikut ragam pesona wisata yang ada di Kabupaten Sukoharjo.
Gunung Sepikul
Lokasi wisata alam ini berada di Kerten, Tiyaran, Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Tempat ini cocok bagi kamu yang hobi trekking ataupun juga mau menikmati indahnya panorama alam dari atas ketinggian.
Meski berstatus bagaikan“ gunung”, tetapi sejatinya tempat ini lebih mirip semacam suatu bukit. Lama proses pendakiannya juga pula terbilang sebentar ialah kurang dari 1 jam ekspedisi dengan medan pendakian ringan.
Untuk kamu yang hobi berkemah, Gunung Sepikul pula sangat cocok buat dijadikan bagaikan spot buat mendirikan tenda kemah. Paling utama bila kamu mau menikmati indahnya panorama sunrise di pagi hari.
Waduk Mulur
Waduk Mulur berlokasi di Kec. Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Waduk Mulur merupakan salah satu spot terbaik buat menikmati panorama sunset alias matahari terbenam di Sukoharjo. Sebab lokasinya yang strategis, dari waduk ini panorama sunset bisa nampak dengan lebih jelas serta bebas.
Waduk ini kerap menjadi destinasi favorit para pencinta joran dan pancing. Ketika Minggu tiba, pinggiran waduk bakal penuh dengan para pemancing. Mereka bahkan kerap menenggelamkan separuh tubuhnya di air untuk mencari titik terbaik. Salah satu jenis ikan yang menjadi ciri khas Waduk Mulur adalah ikan predator jenis toman.
Dam Colo
Objek wisata keluarga di Sukoharjo yang berikutnya adalah Dam Colo. Lokasi wisata keluarga ini berada di Jetis, Pengkol, Kec. Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Dam Colo merupakan salah satu tempat wisata hits sekalian tempat nangkring di Sukoharjo yang senantiasa ramai didatangi oleh wisatawan, paling utama dari golongan anak muda.
Tempat wisata ini sejatinya merupakan dam alias bendungan yang difungsikan bagaikan pengatur serta pengendali debit air. Namun karena wujudnya yang unik, bagian bawahnya yang dipadati dengan jajaran batu tersusun, dam ini sukses menarik atensi wisatawan buat mengunjunginya bagaikan tempat wisata.
Aliran air dari Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, pintu bendung dengan background perbukitan di sisi selatan menambah daya tarik tersendiri. Spot foto instagramable saat turun ke bawah pintu air. Terdapat ratusan beton pemecah air yang tertata rapi menjadi spot paling apik bagi pengunjung Dam Colo.
Petilasan Kraton Kartasura
Petilasan Kraton Kartasura berlokasi di Dusun II, Ngadirejo, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Di tempat ini kamu dapat melihat sisa- sisa keraton Kartosuro. Memanglah jumlah peninggalannya dapat dibilang cuma sisa- sisanya saja, sebab telah banyak yang lenyap serta berganti guna jadi pemukiman penduduk.
Di sini masih terdapat aset keraton berbentuk tembok bata yang melingkari lingkungan dalam Kraton. Bila kita ingin menjelajahi wilayah dekat lingkungan tersebut kita dapat saja menciptakan sebagian aset dari Kraton yang berdiri pada tahun 1680 serta berakhir pada tahun 1742 ini.
Masjid Darussalam Sukoharjo
Masjid Darussalam berlokasi di Kedung Gudel, Kenep, Bangkean, Kenep, Kec. Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Masjid Darussalam ini merupakan saksi bisu dari sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro dikala melawan penjajah Belanda.
Masjid yang berdiri pada abad ke-14 ini masih berdiri kokoh, meski sudah ada beberapa pemugaran, namun tetap mempertahankan keaslian masjid. Ukiran bunga wijaya kusuma yang menghiasi mimbar terus menjadi memantapkan bila mimbar ini terbuat pada era Majapahit.
Masjid Agung Jatisobo
Masjid Agung Jatisobo berlokasi di Jatisobo Kec. Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Masjid ini salah satu masjid tertua yang terdapat di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Bersumber pada beberapa catatan yang terdapat, masjid ini dibentuk atas perintah Sunan Paku Buana IV yang dikala itu memegang kendali Kraton Kasunanan Surakarta.
Tujuan dini mula pendirian Masjid ini merupakan buat memfasilitasi salah satu ulama sekalian penghulu dari Kraton Kasunanan Surakarta buat turut menyebarkan agama islam di kawasan Bekonang. [fath]



















