Lima Puluh, Gontornews — Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Ihya yang berlokasi di Perkebunan Sipare-Pare, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, pada Selasa (26/8/2025) melaksanakan kegiatan Asesmen Studi Kelayakan Sekolah sebagai sebuah proses evaluasi mendalam yang dirancang untuk menilai potensi dan keberlanjutan sekolah. Untuk itu sekolah ini menggandeng Primago Consulting.
Kepala SDIT Al-Ihya Iswanto MPd mengatakan Primago Consulting merupakan mitra tepercaya sekolah yang dipimpinnya. “Kami bangga bermitra dengan Primago Consulting, sebuah lembaga yang dikenal luas karena kepiawaiannya dalam konsultasi pendidikan dan pengembangan sekolah Islam,” ujarnya.
Ia yakin dengan pengalaman dan profesionalismenya, asesmen ini akan menghasilkan rekomendasi yang akurat dan terukur untuk kemajuan SDIT Al Ihya.
Primago Consulting akan menganalisis berbagai aspek penting sekolah ini, termasuk: Pertama, aspek lokasi dan lingkungan yaitu mengukur potensi pasar dan kebutuhan pendidikan di sekitar sekolah. Kedua, aspek kurikulum dan pengajaran yaitu mengevaluasi efektivitas kurikulum yang diterapkan. Ketiga, aspek manajemen dan organisasi yaitu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam struktur manajerial sekolah. Keempat, aspek keuangan yaitu menganalisis potensi investasi dan keberlanjutan finansial.
Dr Awaluddin Faj MPd dari Primago Consulting mengatakan, asesmen ini bukan hanya sekadar formalitas. Tapi ini merupakan langkah strategis untuk: 1) Meningkatkan kualitas: Memastikan SDIT Al Ihya dapat memberikan pendidikan yang unggul dan relevan, 2) Optimalisasi sumberdaya: Mengidentifikasi cara terbaik untuk memanfaatkan aset dan potensi yang ada, 3) Perencanaan jangka panjang: Menyusun peta jalan yang jelas untuk masa depan sekolah. []


















