Kuningan, Gontornews – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema Kosabangsa menggelar kegiatan launching Inovasi HydroSense: Monitoring dan Kontrol Kualitas Air pada Kolam Budidaya Perikanan BumDes Pakapasan Girang, Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Ahad (19/10/25). Acara yang dilaksanakan secara tatap muka di Kolam Budidaya Perikanan BumDes Pasir Gubah itu diinisiasi sebagai bentuk kontribusi Tridarma Perguruan Tinggi Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon – IPB University demi meningkatkan penguatan ekonomi BumDes di Desa Pakapasan Girang.
Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Kosabangsa Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon (Nurul Ekawati SPi MSi; Billi Rifa Kusumah SIK MSi; Dheni Dwi Pangestuti SE MSi) – IPB University (Dr Ridwan Siskandar SSi MSi; Dr Wiyoto SPi MSc) dan para mahasiswa yang terlibat. Juga hadir Ketua BumDes Pasir Gubah Pakapasan Girang (Didi Junaedi), Ketua Karang Taruna (Rama), serta warga Desa Pakapasan Girang yang hadir sebagai tamu undangan.
Dalam laporannya, Ketua Tim Pelaksana, Nurul Ekawati menyampaikan, PKM ini merupakan kegiatan yang didanai oleh DPPM Kemdiktisaintek. Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya disampaikan oleh Nurul kepada DPPM Kemdiktisaintek dan Risbang sebagai donator utama.
Di samping itu, Nurul mengucapan terima kasih untuk Tim Pendamping IPB University yang telah mendampingi dalam beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan di Desa Pakapasan Girang (Karang Taruna dan BumDes).
Nurul sangat bangga dan berharap semoga apa yang telah dilakukan oleh Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon – IPB University ini bermanfaat dan berkelanjutan. “Ini produk inovasi Dosen IPB. In syaa Allah bermanfaat. Jangan sia-siakan inovasi ini,” tegasnya kepada para undangan.
Ketua Tim Pendamping, Ridwan Siskandar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan aksi nyata dalam kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah. “Kami bangga bisa menjadi mitra kerjasama pada kegiatan ini. Melalui program yang sejalan dengan misi pendidikan tinggi, khususnya tridarma dapat menjadi bagian dalam transfer teknologi dan ilmu kepada masyarakat, khususnya bidang yang sejalan dengan program Desa Pakapasan Girang. Inilah pentingnya jejaring kemitraan. Mudah-mudahan kita akan makin kuat. IPB University berkomitmen pada program-program yang menguatkan kualitas masyarakat desa,” ujarnya.
Sementara itu Ketua BumDes Pasir Gubah, Didi Junaedi, menyimak manfaat yang bisa dirasakan oleh BumDes selama kegiatan ini. “Ini program bagus dan keren. Kami sangat berterima kasih kepada DPPM Kemdiktisaintek, IPB University dan Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon. Kolam ikan BumDes semakin terjamin, juga berkulitas,” paparnya.
Ia menuturkan, bersamaan dengan launching inovasi teknologi, BumDes yang dipimpinnya juga memanen ikan nila yang dibudidayakan menggunakan teknologi. “Terasa perbedaan panen saat menggunakan teknologi ini. BumDes bisa panen 4 hari lebih awal. Ikannya bersih, segar dan lebih sehat. Pokoknya ini keren,” kata Didi.
Ketua Karang Taruna, Rama, mengungkapkan isi hatinya. “Kami pemuda yang siap mengabdi untuk desa. Kami senang sekali dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan seperti ini. Kami menjadi terlatih dan tahu teknologi. Kami pun siap mendorong kemajuan perekonomian desa. Karang Taruna siap menjadi agen perubahan teknologi di Desa Pakapasan Girang,” ujarnya.
“Beda dengan panen sebelumnya, ini ikannya segar-segar. Maaf ya Mbak saya sambil pilih-pilih lagi ikan yang besar,” sambung Atik Nurtika, warga Desa Pakapasan Girang, sambil tersenyum malu kepada Tim PKM. []


















